HOME » BERITA » 'ABI' SLAMET, SKUTERIS ASAL MALANG YANG PANTANG MENYERAH DENGAN KEKURANGAN FISIKNYA

'Abi' Slamet, Skuteris Asal Malang yang Pantang Menyerah dengan Kekurangan Fisiknya

Selasa, 14 Maret 2017 13:30

'Abi' Slamet, Skuteris Asal Malang yang Pantang Menyerah dengan Kekurangan Fisiknya
Foto by Erick Chamberlin
Editor : Nurrohman Sidiq

Otosia.com - Kekurangan fisik bukanlah sebuah hambatan bagi Slamet (69) untuk menjalani hidup layaknya orang-orang bertubuh normal. Meski sedari lahir beliau tidak memiliki kaki dan tangan yang berkembang secara wajar, kakek penggemar Vespa lawas tersebut masih tekun bekerja dan berhasil menyekolahkan kedua anaknya hingga lulus bangku SMK.

Abi atau Abah - begitu beliau biasa disapa, tinggal di Jalan Ir. Rais, Gang 2 No. 104 RT 03 RW 07, Kelurahan Bareng, Kota Malang. Dalam kesehariannya, beliau bekerja sebagai tukang servis jam tangan di pinggir jalan dekat Pasar Kasin, Malang dengan ditemani Vespa tua berwarna merah tipe Super (mendhol) buatan tahun 1965.

Tim Otosia.com yang pagi ini, Selasa (14/03), mampir ke bengkel kecil beliau, merasa takjub dengan keuletan dan kesabaran beliau menapaki kerasnya kehidupan. Melihat gerak lincah dua tangan beliau saat mencongkel bodi dan merangkai ulang setiap komponen kecil rangkaian jam, sama sekali tidak menampakkan kekurangan beliau dan bahkan, mungkin, lebih ahli dibandingkan tukang servis kebanyakan.

Kami pun melihat sosok Vespa Mendhol yang beliau jadikan tumpuan etalase kaca dengan puluhan perangkat jam tangan di dalamnya. Unik! Itulah pikiran spontan yang terbesit dalam pikiran kami ketika  mengulik-ulik sendiri bagaimana kick starter, perseneling dan setang gas telah dimodifikasi sedemikian rupa untuk menyesuaikan kebutuhan Abi.  

Di saat bersamaan, kami dilanda keheranan bagaimana Abi yang serba kekurangan bisa mengendarai Vespa yang bagi kami saja bobotnya cukup berat?

Abi menanggapinya dengan bahasa yang ramah dan begitu santai."Ya, bagi orang-orang mungkin sulit, tapi bagi saya ya biasa saja", tutur Abi.

Pengalaman beliau dalam merawat Vespa tuanya yang ia dapat pada tahun 1982 itu, sepertinya menjadi alasan yang sangat mendasar mengapa beliau sangat telaten merawat motor lawas buatan brand Italia tersebut. Ya, total beliau sudah memakainya selama 35 tahun!

Bukan hanya Mendhol yang dulunya berwarna biru itu saja, beliau ternyata juga pernah memiliki Vespa PTS 70cc yang kemudian dibeli oleh temannya sendiri.

"Dulu saya juga pernah punya Vespa kecil, apa itu namanya lupa, itu lho yang mesinnya 70cc. Tapi sudah dibeli sama teman dulu sudah lama," tambah Abi sembari tangan kanannya masih repot memegangi obeng.

Kekurangan fisik, semangat tinggi dan pengalaman sekian lama di usianya yang semakin senja, rupanya turut membimbing Abi untuk selalu bisa, bukan hanya mereparasi jam tangan, tapi juga mengutak-atik skuternya sendiri ketika tiba-tiba rewel di jalan.

Dan dari sekian kata yang Abi ceritakan kepada kami, ada satu pesan singkat yang tidak akan pernah kami lupakan karena benar-benar menampar semangat kami,"Saya saja yang begini sejak lahir bisa, masak sampean yang masih muda dan ganteng nggak!."

Semangat dan kerja keras Abi Slamet sangat menginspirasi, cerita dan petualangannya dengan Vespa juga menjadi kisah menarik untuk dikupas. Nantikan artikel selanjutannya tentang kisah Abi dan sekuter kesayangannya minggu ini.  

Reporter: Nurrohman Sidiq

Fotografer: Erick Chamberline

(kpl/sdi)







Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-3-24
detail

BERITA POPULER