12 Mobil Irit BBM dan Ramah Lingkungan Tahun 2013
Concept Active Tourer, Mobil Hybrid Pertama BMW
Nissan GT-R, Tundukkan Bugatti Veyron!
7 Perubahan Pada New Chevy Captiva Facelift
Bajaj Pulsar 200NS Mulai Tebar Pesona!
Ferrari FF Resmi Bergabung di Armada Kepolisian Dubai!
New Yamaha Fino Injeksi Tunggu Tanggal Main
Lambo Aventador Istimewa, 'More Power & Aggressive'
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Jero Wacik sendiri mengatakan bahwa Indonesia harus cepat menangani ketergantungan terhadap BBM dengan pengembangan dan pemanfaatan sumber-sumber energi alternatif. Namun, sejumlah pihak sangat mengharapkan agar pemerintah melakukan standardisasi BBG agar masyarakat tidak ragu menggunakan BBG di mobilnya.
Hal itu terutama kualitas BBG, seperti disampaikan perwakilan dari Group Penelitian Konverter Gas Universitas Gadjah Mada. Pihak lain mengatakan bahwa instalasi dan perawatan di samping standardisasi bergantung dari keputusan presiden. Pemasangan perangkat konverter BBG pun diharapkan dipermudah dengan adanya intensif dari pemerintah.
Seperti diberitakan, sudah ada 666 angkutan kota menggunakan perangkat konverter sebagai uji coba. Namun dalam sekian bulan, jumlah angkutan pengguna itu menurun drastis 60 unit.
Beberapa alasan mengemuka, antara lain masyarakat yang belum siap karena tidak pernah mendapat edukasi, infrastruktur tidak memadai, akses agar mudah didapatkan, dan penilaian bahwa pemerintah seharusnya konsisten dalam hal ini. (kpl/why/bun)