HOME » BERITA » DUO AGYA-AYLA TERNYATA TAK PAKAI CVT

Duo Agya-Ayla Ternyata Tak Pakai CVT

Rabu, 26 September 2012 09:30



Duo Agya-Ayla Ternyata Tak Pakai CVT
Daihatsu Ayla di IIMS 2012 (Nazar Ray)

Otosia.com - Astra Toyota Agya dan Astra Daihatsu Ayla dipasarkan dengan harga yang ekonomis dengan segudang penyempurnaan teknologi. Sebut saja DOHC lalu tutup kepala silinder berbahan resin-plastik sehingga ringan, dan kepala silinder yang dilapisi teflon demi mengurangi friksi (awet).

Dengan mesin double overhead camshaft yang memakai dua noken as di kepala silinder jadikan mobil tangguh saat melesat, Namun sayangnya, duo Agya-Ayla ternyata hanya dipasarkan dengan transmisi otomatis dan manual. Yang disayangkan adalah transmisi otomatisnya belum mengadopsi model CVT.

"Masih planetary gear," ungkap seorang sumber, yang menambahkan bahwa persoalan itu tak lain karena Toyota-Daihatsu di Indonesia belum memiliki pabrik untuk set dan suku cadang perangkat tersebut.

Harga pun menjadi pertimbangan jika pada akhirnya mengimpor, terlebih lagi Agya-Ayla diposisikan sebagai mobil LCGC atau mobil murah ramah lingkungan. Yang andai kata regulasinya beres, akan disokong oleh pemerintah.

Informasi lain menyebutkan bahwa mobil Honda di Indonesia sebenarnya sudah memproduksi CVT. Dan produksi ini baik untuk pemakaian sendiri maupun pada pasar ekspor. Namun sayangnya, dua nama ini masih sama-sama berstatus saingan atau kompetitor.

CVT dianggap lebih unggul dibanding model transmisi otomatis lama yang mengandalkan planetary gear (gigi planet). Dengan susunan bak planet mengorbit matahari, gigi-gigi itu berputar-berhenti-menahan gerak satu sama lain agar mendapatkan tahap gigi satu, dua, tiga dan mundur atau lebih simpel lagi.

Cara kerja ini tidak sepresisi CVT yang rasionya cukup lebar karena menggunakan dua 'payung' pulley depan-belakang yang berputar dan akan menguncup satu sama lain, dan terhubung dengan belt. Selain lebih nyaman, hal ini pun memberi pengaruh pada efisiensi bahan bakar.

Akan tetapi, bukan tidak mungkin di masa mendatang, baik Toyota-Daihatsu dan pemerintah akan memberi solusi atas hal ini, mungkin melalui insentif, atau barangkali sebuah kerja sama. Dengan Honda mungkin? kita tunggu saja.  (kpl/why/vin)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-11-23
detail