HOME » BERITA » INDUSTRI OTOMOTIF PENYEBAB UTAMA KEMACETAN LALU LINTAS?

Industri Otomotif Penyebab Utama Kemacetan Lalu Lintas?


Industri Otomotif Penyebab Utama Kemacetan Lalu Lintas?
Ilustrasi kemacetan lalu lintas
Rabu, 20 Juni 2012 22:25

Otosia.com - Menteri Perindustrian MS Hidayat di Menara Kadin, Jakarta, Selasa (19/6), menegaskan bahwa produksi kendaraan bermotor di Indonesia akan terus ditingkatkan. Hal itu didukung oleh daya beli masyarakat serta kemudahan memperoleh kredit bagi konsumen berpendapatan menengah ke bawah.

Hidayat melanjutkan, sektor otomotif nasional tetap menjadi salah satu pendorong pertumbuhan industri di tanah air dan pasar mobil nasional diprediksi akan mencapai angka 1 juta unit pada 2013. Inilah yang mendorong industri otomotif menjadi salah satu sektor prioritas dalam kebijakan industri nasional, sehingga Pemerintah tak akan menekan produksi otomotif.

"Di samping itu, saya juga menyampaikan kepada Presiden Susilo Bambang Yudhoyono untuk mendorong produksi serta memacu ekspor otomotif ke kawasan regional Asia, Afrika, Amerika Latin dan Timur Tengah," ujar Hidayat.

Saat ini, rata-rata tingkat kandungan lokal dalam negeri (TKDN) komponen otomotif telah mencapai 85 persen dan terus dipacu agar bisa mencapai 100 persen. Untuk itu, Pemerintah akan menggunakan strategi pengembangan full manufacturing, termasuk design dan engineering, bahkan lokalisasi komponen.

Lantas, bagaimana dengan pendapat beberapa pihak yang menuding kendaraan bermotor sebagai penyebab utama kemacetan di jalanan? Banyaknya mobil dan motor dinilai tak sebanding dengan panjang jalan, sehingga memicu kemacetan lalu lintas terutama di sejumlah kota besar di Tanah Air.

Terkait dengan kemacetan, Hidayat menjelaskan hal itu diakibatkan oleh keterbatasan infrastruktur jalan di dalam negeri dan kendala pembebasan lahan yang menunda sejumlah proyek pembangunan jalan. "Untuk mengatasi hal ini, pemerintah telah menerbitkan Undang-undang (UU) No. 2/2012 tentang Pengadaan Tanah Bagi Pembangunan Untuk Kepentingan Umum," tegasnya.

Dalam waktu dekat, pemerintah juga akan menerbitkan aturan turunan dari UU tersebut, termasuk regulasi petunjuk pelaksanaan (juklak) serta penerbitan juklak tentang pembebasan lahan untuk pembangunan jalan. (kpl/bun)









APA PENDAPAT ANDA ?
2013-12-13
detail