12 Mobil Irit BBM dan Ramah Lingkungan Tahun 2013
Concept Active Tourer, Mobil Hybrid Pertama BMW
Nissan GT-R, Tundukkan Bugatti Veyron!
7 Perubahan Pada New Chevy Captiva Facelift
Bajaj Pulsar 200NS Mulai Tebar Pesona!
Ferrari FF Resmi Bergabung di Armada Kepolisian Dubai!
New Yamaha Fino Injeksi Tunggu Tanggal Main
Lambo Aventador Istimewa, 'More Power & Aggressive'
Namun karena motornya dicuri di Amsterdam, Belanda, pada tanggal 4 Mei lalu, penjelajahan misi Ride for Peace terpaksa terhenti sementara.
"Sudah saya katakan bahwa misi Ride for Peace tak akan berhenti. Tekad saya sudah bulat, walau kehilangan motor perjalanan Ride for Peace akan tetap berlanjut, seperti motto Wind Rider: The Road May End, But Not The Spirit of Brotherhood and Peace," kata Jeffrey.
Pengulangan perjalanan Jeffrey pada 25 Juni mendatang rencananya akan dilepas secara resmi oleh Duta Besar RI untuk Prancis di Paris, Drs. Rezlan Ishar Jenie. Kepastian ini telah disampaikan koordinator Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Paris, Arifin Saiman. Sebelumnya, pada Sabtu (23/6), Jeffrey akan diterima presiden Komunitas Motor Perancis, Moto Clubs des Potes, yang diketuai M. Bruno Pasqualaggi.
Mengingat banyak dokumen perjalanan dan surat-surat sepeda motor yang perlu diperbarui, sejak 5 Juni kemarin Jeffrey pun telah berada di Jakarta usai melakukan penerbangan dari Belanda. Kepulangannya ke Jakarta bertujuan guna penandatanganan dokumen-dokumen perjalanan baru.
"Saya harus kembali ke Jakarta karena semua dokumen perjalanan keliling dunia yang saya butuhkan perlu diperbarui dan harus saya tandatangani sendiri. Karena jadwal perjalanan terganggu, maka banyak dokumen yang akan habis masa berlakunya," ungkap Jeffrey.
Jeffrey menambahkan, kepulangannya kembali ke Jakarta tidak membuat semangatnya harus mengendur. Jeffrey justru merasa bahwa itulah cara yang harus ditempuh seorang penjelajah dunia yang tak pernah mengenal kata mundur.
"Musibah ini justru membuktikan serta membuka mata dunia bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa besar yang pantang menyerah, tidak berlama-lama tenggelam dalam musibah, langsung bangkit dan meneruskan penjelajahan," tandasnya. (kpl/nzr/bun)