HOME » BERITA » MITSUBISHI I-MIEV TINGGAL TUNGGU REGULASI MOBIL 'HIJAU'

Mitsubishi i-MiEV Tinggal Tunggu Regulasi Mobil 'Hijau'

Selasa, 26 Juni 2012 23:05



Mitsubishi i-MiEV Tinggal Tunggu Regulasi Mobil 'Hijau'
Mitsubishi i-MiEV

Otosia.com - Proyek Mobil Emisi Karbon Rendah (Low Emission Carbon Project/LECP) yang dicanangkan Pemerintah Indonesia menjadi angin segar bagi para pabrikan otomotif yang ingin mengembangkan ataupun memasarkan mobil ramah lingkungan di Tanah Air.

Namun demikian, pihak produsen juga tak mau gegabah dalam menyikapi hasil akhir penggodokan regulasi tersebut. Beberapa hal perlu dipertimbangkan, seperti misalnya seberapa besar insentif yang bisa diberikan pemerintah untuk menekan harga jual mobil listrik supaya bisa kompetitif.

Salah satu pabrikan otomotif raksasa dunia yang menanti regulasi mobil ramah lingkungan tersebut adalah Mitsubishi. Mitsubishi sudah memperkenalkan mobil listrik murni di Indonesia sejak 4 tahun lalu dan juga telah melakukan sosialisasi.

Mobil listrik yang diperkenalkan di Indonesia adalah i-MiEV berukuran kecil. i-MiEV tercatat sebagai mobil listrik pertama berpelat hitam di Indonesia sejak Februari 2011. Itu menunjukkan keseriusan Mitsubishi memperkenalkan mobil listrik.

Direktur Pemasaran Eksekutif KTB, Rizwan Alamsjah, mengatakan Mitsubishi masih menunggu regulasi yang akan dirumuskan pemerintah. "Untuk produk kami sudah siap. Masalah utamanya ada pada harga, jadi kita wait and see saja dulu," ujar Rizwan.

Sebagai perbandingan, i-MiEV di Jepang dijual 4,5 juta yen (Rp 532,8 juta) per unit. Pemerintah Jepang memberikan insentif langsung berupa potongan harga 2 juta yen, sehingga konsumen di Jepang hanya perlu menebus seharga 2,5 juta yen saja.

"Kalau i-MiEV langsung dipasarkan di Indonesia tanpa insentif, harga segitu (Rp. 532,8 juta) terlalu mahal untuk city car dengan muatan 4-orang," tutup Rizwan. (kpl/bun)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-11-24
detail