12 Mobil Irit BBM dan Ramah Lingkungan Tahun 2013
Concept Active Tourer, Mobil Hybrid Pertama BMW
Nissan GT-R, Tundukkan Bugatti Veyron!
7 Perubahan Pada New Chevy Captiva Facelift
Bajaj Pulsar 200NS Mulai Tebar Pesona!
Ferrari FF Resmi Bergabung di Armada Kepolisian Dubai!
New Yamaha Fino Injeksi Tunggu Tanggal Main
Lambo Aventador Istimewa, 'More Power & Aggressive'
"Dalam rangka menjaga quota, ini harus kita awasi jangan sampai terjadi penyalahgunaan di daerah, karenanya kita sudah melarang perkebunan dan pertambangan, kendaraannya menggunakan bahan bakar bersubsidi itu tidak boleh," kata Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa di Kementerian Perekonomian, Jakarta.
Perusahaan tambang dan perkebunan harus memiliki tangki sendiri untuk menampung bahan bakar minyak yang tidak bersubsidi. "Nanti Pertamina mengedrop bahan bakar yang tidak bersubsidi," ujarnya.
Demi menghindari kebocoran penggunaan BBM bersubsidi, BPH Migas sebagai penanggung jawab pengawasan diwajibkan bekerja sama dengan pemerintah daerah. Penekanan biaya atau penghematan pun diberlakukan, salah satunya dengan memangkas jarak tempuh mobil-mobil tersebut.
"Artinya harus terjadi penghematan kalau dia biasanya 30 kilometer berjalan, mungkin sekarang cukup 20 kilo meter sehingga terjadi budaya penghematan," ujarnya.
Pengendalian konsumsi BBM bersubsidi dalam waktu dekat akan diberlakukan. Namun Hatta meminta agar publik tidak berspekulasi. "Dalam waktu dekat, InsyaAllah bulan Mei ini," pungkasnya. (kpl/why/bun)