12 Mobil Irit BBM dan Ramah Lingkungan Tahun 2013
Concept Active Tourer, Mobil Hybrid Pertama BMW
Nissan GT-R, Tundukkan Bugatti Veyron!
7 Perubahan Pada New Chevy Captiva Facelift
Bajaj Pulsar 200NS Mulai Tebar Pesona!
Ferrari FF Resmi Bergabung di Armada Kepolisian Dubai!
New Yamaha Fino Injeksi Tunggu Tanggal Main
Lambo Aventador Istimewa, 'More Power & Aggressive'
"Di beberapa daerah seperti Solo, mengembangkan mobil Esemka yang bisa bersaing dengan mobil pasaran Eropa dan Asia. Tetapi kita di Sulsel juga tidak mau kalah, namun parahnya karena mobil yang dikembangkan itu 'mobil koddala'," ujar Djusman AR, Direktur Lembaga Peduli Sosial Ekonomi, Budaya, dan Hukum (LP-Sibuk), di Makassar, Kamis (14/6).
Mobil Moko yang dikembangkan Pemprov Sulsel masih jauh dari harapan masyarakat Sulsel. Padahal, rencananya mobil ini akan dikomersilkan di daerah-daerah dan diperuntukkan bagi masyarakat menengah ke bawah. Djusman berpendapat, sebagai pemerintah yang menjadi pelayan bagi masyarakat, harusnya mampu memberikan pelayanan yang maksimal, bukannya memberikan pelayanan yang seadanya saja.
Menurut Djusman, ekspektasi masyarakat Indonesia sangat besar terhadap munculnya produk dalam negeri dan hal itu sangat memungkinkan untuk terwujud, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki penduduk yang cukup besar dengan sumber-sumber daya manusia yang handal.
Namun sayangnya, pemerintah masih belum memberikan penghargaan kepada warganya. Djusman merasa optimis jika sejumlah warga yang mempunyai SDM tinggi itu diberikan kesempatan, pasti akan mampu membuat terobosan besar.
"Tidak usah jauh-jauh sampai ke negara-negara maju seperti Eropa dan Amerika yang sudah mengembangkan mobil terbang dan mobil yang mampu menyelam di dasar laut. Pemerintah kita di sini masih sibuk dengan mobil yang mirip bemo itu dan mobil seperti inikah yang akan dibanggakan?" tanyanya. (kpl/bun)