HOME » BERITA » PEMBANGUNAN SPBG AKAN DIPERBANYAK DI BEBERAPA KOTA

Pembangunan SPBG Akan Diperbanyak di Beberapa Kota

Kamis, 03 Mei 2012 08:36



Pembangunan SPBG Akan Diperbanyak di Beberapa Kota
Kendaraan Umum Dengan BBG

Otosia.com - Seperti disampaikan pemerintah melalui Kementerian ESDM, yang kabarnya akan membangun Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) untuk LGV di Bali dan Balikpapan, serta SPBG CNG di Medan, tahun depan.

Adapun pada tahun 2014, SPBG CNG akan dibangun di Cilegon (Banten) dan Sengkang (Sulawesi Selatan). Rencana ini merupakan bagian dari Roadmap Pembangunan SPBG Untuk Angkutan Umum Perkotaan 2010-2014.

Pada tahun ini sendiri, Pemerintah akan membangun SPBG di Surabaya, Kabupaten Gresik, Sidoarjo, DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kota Depok, Kota Tangerang Selatan, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, dan Kabupaten Sidoarjo.

Untuk di Jawa dan Bali sendiri, PT Pertamina (Persero) dicanangkan akan membangun 54 SPBG CNG dan 108 SPBG LGV. Adapun pada 2011 kemarin, 4 unit SPBG telah dibangun di Kota Palembang.

Seperti diberitakan, Menteri ESDM Jero Wacik meminta pemerintah daerah untuk mendukung rencana pembangunan SPBG dengan mempercepat Izin Mendirikan Bangunan (IMB), terkait peliknya perizinan tersebut.

“Saya mendapat laporan, terutama di DKI Jakarta, orang kalau mau membuat SPBG, izinnya memerlukan 17 tanda tangan. Udah keburu berhenti saya jadi Menteri ESDM, belum juga SPBG-nya berdiri,” ujarnya.

Sebagai informasi CNG merupakan singkatan dari "compressed natural gas" atau gas alam terkompresi, yang dibuat dengan mengkompresi metana (CH4) yang diekstrak dari gas alam. CNG disimpan dan didistribusikan dalam bejana tekan, dan digunakan untuk kendaraan penumpang dan truk barang kelas ringan hingga dan menengah.

Sementara itu, LGV atau liquified gas for vehicle (atau yang juga disebut Vi-Gas) adalah bahan bakar gas untuk kendaraan bermotor spark ignition engine. LGV terdiri dari campuran propana (C3) dan butana (C4).

Vi-Gas punya pembakaran lebih bersih, beroktan lebih dari atau sama dengan 98 sehingga cocok untuk mobil berbahan bakar pertamax dan pertamax plus atau sejenisnya. (kpl/why/vin)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-11-24
detail