HOME » BERITA » PENARIKAN DAIHATSU SIRION TERKAIT KEBOCORAN SELANG AC

Penarikan Daihatsu Sirion Terkait Kebocoran Selang AC


Penarikan Daihatsu Sirion Terkait Kebocoran Selang AC
Temu pers yang terkait dengan penyebab penarikan Daihatsu Sirion (Foto: Nazar Ray)
Selasa, 29 Mei 2012 21:35

Otosia.com - PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menarik kembali (recall) 3.227 unit Sirion yang diproduksi sejak Januari 2008 - Maret 2011. Berdasarkan hasil pengecekan Daihatsu Motor Company (DMC) ditemukan adanya tetesan air yang keluar dari selang pembuangan air AC menetes mengenai bagian steering rack.

Dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan karat dan pada kondisi terburuk, fungsi steering rack dapat terganggu. Daihatsu akan melakukan penggantian selang pembuangan air AC dengan part improvement sehingga tetesan air AC tidak lagi mengenai steering rack.

"Pengecekan memakan waktu kurang lebih 50 - 60 menit. Tapi saya menghimbau konsumen untuk melakukan booking supaya tidak terjadi antrian," ujar Ahmad Syaufi, Technical Service Division Head ADM.

"Pemilik kendaraan akan mendapatkan pemeriksaan dan penggantian part recall secara gratis, dan program ini berlangsung selama 1 tahun,terhitung sejak hari ini, 29 Mei 2012 hingga 28 Mei  2013. Atau untuk lebih jelas pelanggan bisa menghubungi Daihatsu Acces (kode area) 500898 untuk jadwal pemeriksaan ke bengkel terdekat secara gratis," tambahnya.

Namun sejak diperkenalkan tahun 2008 lalu di Indonesia, hingga kini belum ditemukan kerusakan steering rack karena karat. Daihatsu akan melakukan penggantian selang pembuangan air AC dengan part improvement sehingga tetesan air AC tidak lagi mengenai steering rack.

Keputusan penarikan kembali berangkat dari hasil evaluasi DMC Jepang pada salah satu bagian part kendaraan Daihatsu Gran Max dan Sirion. ADM menyatakan, kasus penarikan ini diperkirakan tidak mempengaruhi penjualan Sirion, termasuk yang terbaru di Indonesia.

"Kami tidak khawatir dengan istilah recall akan mempengaruhi penjualan. Tidak seperti program service campaign merek lain untuk mengganti istilah recall, kami tidak mau menyebut mereknya. Kami tetap memakai istilah recall karena kami ingin memastikan keamanan pelanggan kami dan melakukan perbaikan sesuai standar global Daihatsu," ujar Amelia Tjandra, Direktur ADM.

"Sirion di Malaysia namanya Perodua Myvi itu juga ditarik, tapi tidak mempengaruhi penjualannya, bahkan sebulan bisa terjual 9.000 unit. Perodua menguasai market share dan menjadi nomor satu di Malaysia," tambah Amelia mencontohkan.

Selain Indonesia, Sirion juga ditarik di Malaysia. Daihatsu Sirion yang beredar di Indonesia diimpor dari Negeri Jiran. Di Malaysia nama lain dari Sirion adalah Perodua Myvi. Nama Perodua merupakan singkatan untuk 'Perusahaan Automobil Kedua'.

Perodua merupakan perusahaan otomotif lokal Malaysia yang memproduksi dan mendistribusikan produk-produk Daihatsu di Malaysia dengan merk Perodua (kecuali Gran Max dan Delta truk yang tetap bermerk Daihatsu). Perusahaan ini merupakan mitra lokal Daihatsu dan Toyota di Malaysia. (kpl/nzr/bun)


Mobil Terkait : Mobil Daihatsu Sirion Dijual








APA PENDAPAT ANDA ?
2013-12-13
detail