HOME » BERITA » PENYELENGGARA IIMS OGAH EDUKASI SAFETY DRIVING

Penyelenggara IIMS Ogah Edukasi Safety Driving

Kamis, 26 April 2012 17:11



Penyelenggara IIMS Ogah Edukasi Safety Driving
Preskon IIMS 2012 (Foto: Nazar Ray)

Otosia.com - Panitia The 20th Indonesia International Motor Show (IIMS) tak mau mencampuradukkan penyelenggaraan pameran mobil dengan upaya mendidik keselamatan berkendara. Isu keamanan berkendara dan safety driving dianggap tidak sejalan dengan subtansi dan tujuan pameran.

"Kalau mau edukasi, ya IIMS nanti isinya hanya tempat edukasi semua. Mengenai masalah edukasi bagaimana cara berkendara yang benar dan aman itu urusan polisi saat bikin SIM," ujar Johnny Darmawan, ketua penyelenggara IIMS 2012 di pada saat temu media di Jakarta, Rabu (25/4).

"Tapi semua merek yang ikut punya kewajiban menjelaskan teknologi mobilnya, cara kerjanya bagaimana," tambah Johnny

Menurut Johnny, unsur edukasi akan masuk dalam penyelenggaraan seminar-seminar pada saat IIMS berlangsung. Tema inovasi kendaraan irit dan ramah lingkungan akan banyak dihadirkan pada seminar yang diselenggarakan panitia IIMS.

"Kalau Anda tanya dimana edukasinya, ini adalah edukasi, dengan membawa teknologi-teknologi canggih. Tapi saya tidak setuju kalau IIMS adalah tempatnya jualan, itu adalah side (sisi lain). Jadi IIMS adalah pengenalan teknologi dan merek-merek mutakhir, kalau bisa yang baru-baru. Jadi edukasinya sangat berbeda, tapi ini saya katakan bagian dari edukasi juga," tegas Johnny, yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor (TAM).

IIMS 2012 direncanakan akan berlangsung tanggal 20 - 30 September 2012 mendatang di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Seperti tahun lalu, IIMS tetap mengangkat tema tak jauh-jauh dari teknologi ramah lingkungan. Tahun ini IIMS akan mengusung tema Eco-Mobility.

Tema ini dianggap mampu mempromosikan mobilitas dan aksesibilitas yang ramah lingkungan serta efisiensi bahan bakar khususnya di kota-kota besar di Indonesia.

Pemilihan tema Eco-Mobility dipicu oleh perilaku berkendara saat ini yang sering membawa dampak negatif terhadap lingkungan, kesehatan, serta dukungan infrastruktur kota yang belum sepadan. Semangat yang diangkat adalah semangat untuk memprioritaskan cara hidup yang mengutamakan kegiatan ramah lingkungan serta konservasi energi. (kpl/nzr/bun)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-11-24
detail