HOME » BERITA » SAYANG, TOYOTA AGYA - DAIHATSU AYLA TAK PAKAI VVT-I

Sayang, Toyota Agya - Daihatsu Ayla Tak Pakai VVT-i


Sayang, Toyota Agya - Daihatsu Ayla Tak Pakai VVT-i
Daihatsu Ayla (Foto: Nazar Ray)
Senin, 24 September 2012 22:05

Otosia.com - Harga yang menarik karena disebut di bawah Rp. 100 juta, plus bombardir pemberitaan dari media, menjadi salah satu faktor tingginya minat sejumlah pengunjung terhadap Toyota Agya - Daihatsu Ayla. Harganya memang dijanjikan tak lebih dari Rp. 100 juta andaikata regulasi dari pemerintah soal LCGC segera bisa dijalankan.

Namun satu yang menjadi perimbangan adalah harga tersebut bisa lebih bersahabat lantaran pemangkasan fitur di sana-sini, termasuk belum masuknya teknologi VVT-i di mesin  Toyota Agya - Daihatsu Ayla.

Dalam keterangannya disebutkan bahwa mesin berkode 1KR-DE ini secara spesifik memang dikatakan mesin baru yang dibuat khusus untuk pasar Indonesia. Mesin tersebut berkapasitas 989 cc berteknologi DOHC, dengan daya 65 PS pada 6.000 rpm dan torsi 85 Nm pada 3.600 rpm.

Embay Sunaryo, Head Development Project Team Astra Daihatsu Motor, memastikan mesin baru tersebut. "Mesin baru, dan basisnya seperti pada Daihatsu Xenia 1.000 cc. Tetapi sudah ada teknologi baru," ungkap Embay.

Ketiadaan VVT-i menjadi suatu yang boleh dikatakan keluar dari tradisi Toyota - Daihatsu terbaru, yang lazimnya sudah mengadopsi mesin tersebut.

VVT-i pada dasarnya merupakan sistem untuk mengatur kerja katup secara elektronis dan seefisien mungkin. Kerjanya mengoptimalkan torsi mesin pada setiap kecepatan dan kondisi berkendara (oleh sopir) yang membuat konsumsi BBM menjadi lebih efisien dan sekaligus menurunkan tingkat emisi bahan bakar serendah mungkin. Dengan demikian, tenaga yang dihasilkan lebih besar walaupun kapasitas cc silinder mesin kecil.

Namun ketiadaan VVT-i ditingkahi dengan desain mesin baru tersebut. Bobot mesin lebih ringan karena berbahan alumunium (bukan besi cor seperti pada umumnya). Penggunaan bahan alumunium yang diklaim pada dasarnya hanya berbobot 69 kg.

Untuk 1KR-DE, bobotnya terpangkas lagi 10 kg karena tutup kepala silinder diganti dari aluminium menjadi berbahan resin-plastik.

Mesin 1KR-DE juga mempertahankan tradisi penggunaan DOHC atau double overhead camshaft yang memakai dua noken as di kepala silinder. Sistem ini membuat proses kerja menjadi lebih presisi pada putaran tinggi. Bahkat berdasarkan keterangan Embay, mesin Agya - Ayla tersebut lebih besar dibanding MPV Daihatsu Xenia1.000 cc.(kpl/why/bun)


Mobil Terkait : Mobil Toyota Agya Dijual








APA PENDAPAT ANDA ?
2013-12-13
detail