HOME » BERITA » SELANG REM PUTUS, SUBHAN AKSA MAIN AMAN

Selang Rem Putus, Subhan Aksa Main Aman


Selang Rem Putus, Subhan Aksa Main Aman
Subhan Aksa di special stages WRC (Foto: Nazar Ray)
Jum'at, 22 Juni 2012 20:25

Otosia.com - Di hari pertama Brother Rally New Zealand, Jumat (22/6), dilakoni Subhan Aksa dengan apik. Dinavigatori Jeff Judd (Selandia Baru), juara nasional yang tengah merintis karir ke ajang reli dunia itu menyelesaikan 8 SS (special stages) dengan posisi sementara keenam di kelompok Production WRC (PWRC).

Pada kejuaraan umum WRC (World Rally Championship) yang dipimpin juara dunia 8 kali Sebastien Loeb (Prancis/Citroen), Subhan berada di peringkat 24 dari 41 starter dari 22 negara. Pasangan Subhan/Jeff yang runner up di Acropolis Rally lalu sebenarnya bisa menggapai hasil lebih baik jika tidak ketiban sial di SS7 (Te Akau  South 2)  berjarak 31,82 km. Selang rem belakang Mitsubishi Evo X yang dipiloti Subhan mendadak putus saat melaju kencang di lintasan tanah kering itu.

Mereka terhenti dan harus memperbaiki sendiri kerusakan dengan konsekuensi kehilangan waktu beberapa menit. Akibat selanjutnya, punggawa Bosowa Rally Team ini pun terlambat masuk pos start SS8  dan hilang waktu lagi 30 detik. Belum cukup, selang bermasalah itu masih berulah di SS8 (Te Akau North 2). Lantaran perbaikannya tak sempurna, kerja rem mobil pun ikut tak sempurna sehingga Subhan memutuskan tampil aman saja sepanjang rute berjarak 32,13 km itu.

"Perjalanan masih jauh, masih tersisa dua hari lomba dengan 14 SS di depan. Kami sepakat menjalani SS8 dengan prinsip asal finis saja," cerita Subhan yang bersama tim mekaniknya langsung sibuk membenahi mobil untuk menyongsong SS9 sampai  SS15 pada Sabtu (23/6) esok.

"Kita hampir saja menabrak Louise Cook pada saat memasuki tikungan bersamaan dan mobil sama sekali tidak bisa dikendalikan dan menggelosor begitu saja dan kita pasrah tapi untung saja tidak terjadi senggolan," cerita Ubang yang sempat mendengar teriakan Cook "Jangan tabrak saya!"

Paruh kedua 4 SS terakhir (SS5 - SS8) cuaca daerah di perbukitan sering sekali berubah dari terik matahari hingga hujan walaupun cuaca tetap dingin. Pada saat di SS6 khususnya di mana para penonton menyaksikan dari pinggir lintasan, lokal komentator memberikan ulasan khusus perihal kiprahnya yang mendapatkan perhatian karena hasil balapan juara dua di Yunani, pada saat Ubang beberapa detik lagi melintasi mereka serta sorak sorai penonton memberikan dukungan ketika ubang lewat.

Tikungan ke kiri yang penuh dengan kerikil batu-batu kecil sempat terlempar ke penonton karena besutan sistem kendali empat roda Evo X saat memasuki tikungan dari sisi kanan berlanjut keluar tikungan dengan sedikit sliding.

Tapi hal tersebut tidak membuat penonton geram bahkan sebaliknya malah menambah adrenalin penonton memberikan teriakan semangat dibarengi dengan letupan mesin turbo saat pergantian transmisi dan raungan knalpot berlangsung berulang-ulang yang terdengar semakin mengecil di kejauhan meninggalkan penonton. Berangsur angsur penonton mulai meninggalkan lintasan karena tampaknya cuaca semakin tidak bersahabat karena hujan membesar.

Ratusan penonton melangkah cepat menuju mobil masing masing yang terparkir berjejer di luar lintasan yang berjarak lumayan jauh sekitar lebih dari 1 km.Usai SS8, peringkat sementara Subhan di PWRC pun merosot ke urutan 6 dengan selisih waktu  6 menit 22,5 detik dari Marcos Ligato (Argentina/Subaru) yang untuk sementara memimpin perolehan waktu PWRC dengan total waktu 2 jam 22 menit 59,4 detik.

Sebuah kerugian besar hanya karena selang putus itu. Pasalnya, hingga usai SS6, Subhan berada 3 Besar di bawah Ligato dan pereli wanita Romano Karlsson (Swedia/Mitsubishi). Defisit waktunya dari Ligato saat itu 1 menit 25,0 detik sementara dari Karlson tertinggal  56,3 detik.

"Yah, beginilah reli mobil. Banyak hal tak terduga bisa terjadi. Persoalan kecil pun bisa berakibat besar. Mudah-mudahan besok bisa mengejar ketertinggalan," kata Subhan yang diamini Jeff.

"Pada dua SS terakhir kami tak bisa mengembangkan kecepatan karena sangat beresiko. Besok kami harus push kejar waktu dan semoga semuanya lancar," tambah Jeff. (kpl/nzr/bun)









APA PENDAPAT ANDA ?
2013-12-13
detail