HOME » BERITA » TAMPIL LUAR BIASA, SUBHAN AKSA MASUK 5 BESAR PWRC

Tampil Luar Biasa, Subhan Aksa Masuk 5 Besar PWRC

Senin, 30 April 2012 13:03



Tampil Luar Biasa, Subhan Aksa Masuk 5 Besar PWRC
Mitsubishi Lancer Evo X, tunggangan Subhan Aksa dan Hade Mboi
Mobil Terkait : Mobil Mitsubishi Lancer Dijual

Otosia.com - Di awal-awal Rally Argentina pereli Indonesia Subhan Aksa dan Hade Mboi tampil luar biasa. Mereka sukses mencapai garis finis pada 5 SS (Special Stage 2 - 6) awal yang digelar sepanjang Jumat (27/4) waktu Argentina atau Jumat sore hingga Sabtu (28/4) dini hari WIB.

Subhan yang mengendarai Mitsubishi Lancer Evo X membukukan catatan waktu total 2 jam 42 menit 24,31 detik. Terpaut 21 menit 53,7 detik dari juara dunia Sebastien Loeb (Citroen) yang memimpin perolehan waktu sementara dengan catatan 2:20:30.6. Hasil ini menempatkan Subhan di posisi 19 kejuaraan umum seri keempat FIA World Rally Championship (WRC) ini dari 41 starter.

Di klasifikasi Production WRC (PWRC) di mana Subhan berkompetisi resmi memperebutkan poin, ia bercokol di peringkat ke-5 untuk klasemen sementara. Pereli teratas PWRC adalah Nicholas Fuchs (Peru) yang memimpin dengan waktu total 2:36:57,40 atau lebih cepat 5 menit 26,9 detik dari Subhan. Tiga lainnya adalah Michal Kosciuszko (Polandia), Benito Guerra (Meksiko), dan Valeriy Gorban (Ukraina). Semuanya menggeber Evo X.

Perjalanan panjang hari itu berawal di SS2 La Pampa di pinggiran kota Cordoba dengan jarak pacu 37,51 km. Ini merupakan jalur klasik Rally Argentina yang dibuka kembali setelah beberapa tahun tak digunakan. Karena treknya licin dan sulit diduga, Subhan mengaku ekstra waspada di SS ini walaupun sempat menyenggol jembatan dan finis di urutan 7 PWRC.

"Tapi, handling mobil sudah mulai terasa lebih mudah. Setingan yang disiapkan tim sangat cocok," kata Subhan.

SS3 Ascochinga-Aqua De Oro (51,88 km) yang berbatu dan menimbulkan banyakpeserta terkendala pun dilalui Subhan dengan prinsip hati-hati tadi dan jaga ritme sehingga finis di urutan 6 PWRC walaupun sempat tertahan karena harus menyusul 2 mobil di depannya.

"Treknya memang sangat tricky. Suspensi belakang mobil kami modifikasi lagi agartak terlalu liar di tikungan. Karenanya tim meminta Subhan tak terlalu ngotot di jalur seperti ini. Yang penting konsisten, jaga diri dan mobil agar tetap 'seger'," kata Dave McShane dari racetourque yang bertanggung jawab pada keandalan teknis mobil Subhan.

Ya, Subhan memang kemudian tampil konsisten di SS 4 dan 5 dengan hasil finis ke-7 dan 5. Tapi, setelah merasa lebih mudah mengendalikan mobilnya berikut dengan pacenote yang semakin akurat, ia coba gas lebih kencang lagi di SS 6 dan hasilnya finis ke-3 di bawah Guerro dan Kosciuszko.

"Sementara ini hasilnya bagus. Mobil yang disiapkan tim benar-benar mumpuni. Namun, perjalanan ini belum seberapa. Masih sangat panjang dan masih banyak lintasan yang lebih berat dan rumit. Kami akan berusaha tampil konsisten di SS berikutnya," papar Subhan.

"Pemilihan tipe ban merupakan salah satu faktor utama kita bisa mencatatkan waktu cukup baik," tambah Subhan mengakhiri pembicaraan via telepon.

Hari ketiga lomba pada Sabtu (28/4) ini dimulai pukul 08.30 waktu setempat atau Sabtu sore WIB dengan memasuki SS 7 hingga SS 13 dengan total jarak 166.54 km. SS 13 merupakan SS Super Special berjarak 6,04 km. (kpl/nzr/bun)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-11-24
detail