HOME » BERITA » TIGA PEBALAP MOTOGP ANGKAT BICARA TENTANG ECU TERBARU

Tiga Pebalap MotoGP Angkat Bicara Tentang ECU Terbaru

Sabtu, 29 September 2012 15:00



Tiga Pebalap MotoGP Angkat Bicara Tentang ECU Terbaru
Jorge Lorenzo (c) AFP

Otosia.com - Perangkat elektronik atau Electronic Control Unit (ECU) terbaru akan disediakan promotor MotoGP, Dorna Sports untuk seluruh tim peserta tahun depan. Hal ini ternyata menjadi topik hangat dalam jumpa pers MotoGP Aragon, Kamis (27/9).

Jorge Lorenzo berpendapat penyamaan ECU bagi seluruh tim akan membantu MotoGP menjadi lebih kompetitif. Namun ia masih mengkhawatirkan tingkat keselamatan yang ditawarkan ECU buatan Magnetti Marelli itu.

"Jika semua memakai ECU yang sama, ini akan menjadi hal positif bagi tim yang tidak memiliki ECU terbaik. Kita harus mencobanya dan melihat apakah cukup aman. Belakangan ini sering terjadi kecelakaan besar, dan mungkin saja ECU terbaru sedikit lebih berbahaya. Karena motor MotoGP memiliki 250 tenaga kuda, kami harus berhati-hati terhadap peralatan seperti ini," terang Lorenzo.

Pesaing terdekat Lorenzo di klasemen sementara, Dani Pedrosa memilih melakukan pendekatan yang lebih hati-hati. Perkenalan "kotak hitam" di Formula 1 2008 memang mengurangi biaya balap kejuaraan tersebut, namun Pedrosa yakin cerita sukses F1 tak bisa langsung diterapkan di MotoGP.

"Jelas ide ini datang dari F1 dan sepertinya memang bekerja dengan baik di kejuaraan tersebut karena. Saya tak pernah mendengar keluhan. Namun mobil bukanlah motor. Jadi ECU ini sangat tak bisa diprediksi. Terlalu awal untuk menilai karena belum ada yang menjajalnya dan tak ada yang tahu bagaimana ECU ini bekerja dengan motor," tandas pebalap Repsol Honda itu.

Sementara itu, Cal Crutchlow yang terkenal dengan gaya bicaranya yang jujur, menyatakan bahwa ECU terbaru tidak akan memberi dampak signifikan di MotoGP.

"Penyamaan ECU memang baik bagi MotoGP, terutama untuk mengurangi biaya balap. Namun tampaknya tak akan ada perbedaan besar," ujar juara World Supersport 2009 itu. "Pebalap terdepan akan masih sama. Ada alasan tersendiri bagi pebalap tercepat di kejuaraan ini, dan bukan hanya karena ECU. Perangkat ini tidak akan membuat seorang pebalap tiba-tiba berada di depan dan memenangkan balapan," tutupnya. (sp/kny)

Sumber : Bola.net








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-11-23
detail