HOME » BERITA » VIAR PERKENALKAN KEDAI KOPI RODA TIGA

Viar Perkenalkan Kedai Kopi Roda Tiga

Kamis, 04 Juli 2013 21:15



Viar Perkenalkan Kedai Kopi Roda Tiga
Ilustrasi: Viar roda tiga

Otosia.com - Perkembangan ekonomi Indonesia yang terus membaik sedikit banyak menumbuhkan bisnis menengah ke bawah atau usaha kecil menengah (UKM).  Geliat UKM memicu pula alternatif alat transportasi modern yang efektif dan terjangkau, terutama kendaraan operasional untuk distribusi dalam skala kecil. Kendaraan roda tiga merupakan salah satu pilihan yang berhasil membentuk pasar baru di bisnis transportasi

Kondisi itulah yang mendorong PT Triangle Motorindo selaku prinsipal motor Viar fokus menggenjot produksi motor usaha roda tiga. Salah satu varian terbaru motor usaha yang diperkenalkan untuk pelaku UKM adalah Viar Karya untuk usaha kedai kopi dan usaha multi fungsi, seperti kafe mini atau bakery.

“Data terakhir yang kita punya, perkembangan UKM sangat pesat hingga mencapai 52 juta UKM yang sedang berkembang. Ini menjadi peluang bagi penyedia alat transportasi alternatif roda tiga yang murah. Karena itu kami memperkenalkan Viar Karya bagi pelaku UKM, yang bisa digunakan untuk berbagai usaha,” ujar Akhmad Z. Dalle, GM Marketing, PT Triangle Motorindo di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kamis (4/7).

Menurut Dalle, motor usaha Viar Karya disegmentasikan pada produktivitas usaha para peritel sekala kecil sampai besar (perusahaan multi nasional) dan UKM, seperti retail gas, air mineral dan consumer good sampai instansi pemerintah (Dinas Kebersihan, PLN dan Pekerjaan Umum).

Selain itu motor usaha Viar juga membidik ‘B to B’ (Bisnis to Bisnis), termasuk Bisnis to Government yang lebih ke arah produktif, baik perseorangan maupun group atau kelompok tertentu untuk semua golongan dari kecil-menengah sampai perusahaan besar.

Setiap varian Viar Karya memiliki keunggulan masing-masing dalam hal daya angkut. Untuk karya 150 menggunakan mesin berkapasitas 150cc, berpendingin radiator, dengan daya angkut bak mencapai 750 kg. Motor ini berpenggerak gardan, persneling mundur, rem tangan, dan roda berukuran besar.

Sementara Karya bermesin 200cc punya kemampuan mengangkut barang seberat 1.200 kg dengan dimensi lebih luas dan panjang dibandingkan versi 150cc. Kedua model tersebut dibuat dengan menggunakan teknologi pengecatan electro plating untuk anti karat.

“Walapun dipakai sebagai alat angkut, Viar Karya punya konsumsi bahan bakar yang irit. Untuk 1 liter bensin bisa sampai jarak 25 km sampai 35 km,” terang Dalle.

Viar juga menyajikan produk tambahan Karya, seperti MP3-Player dan radio, ekstra power/Hi-Low gear dan ekstra listrik/inverter, ekstra variasi boks seperti  boks warung, kios dan distribusi.

Lantaran Viar Karya ditawarkan dengan berbagai keperluan dan kebutuhan usaha, selama PRJ berlangsung motor roda tiga ini ditawarkan mulai harga Rp 18,8 juta hingga 31,850 juta.

Bersamaan dengan peluncuran motor Karya kedai kopi dan kafe mini atau bakery, Viar meluncurkan kartu member club Ikatan Motor Usaha Viar (IMUVI) untuk pemilik semua pembeli motor usaha. “Nanti pemilik kartu akan dapat privilege, seperti diskon khusus sukucadang atau gratis servis,” papar Dalle.

Setelah memperkenalkan motor usaha 150cc dan 200cc, Viar berencana mengeluarkan versi mesin 100cc dan 300cc.

“Harga yang 100cc mungkin sekitar Rp 12 juta, dengan kapasitas angkut yang lebih kecil. Motor ini nantinya akan mudah melalui jalan-jalan kecil atau gang-gang sempit, dengan daya angkut yang tentu lebih terbatas. Kalau yang 300cc, mirip dengan mobil pick up namun sanggup menganggut beban sampai 1,5 ton,” pungkasnya.

(kpl/nzr/abe)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-10-15
detail