HOME » REVIEW » DUCATI SUPERBIKE 1199 PANIGALE, HARMONI TENAGA DAN TEKNOLOGI

Ducati Superbike 1199 Panigale, Harmoni Tenaga dan Teknologi


Ducati Superbike 1199 Panigale, Harmoni Tenaga dan Teknologi
Ducati Superbike 1199 Panigale (Foto: Nazar Ray)
Senin, 07 Mei 2012 14:20

Otosia.com - Satu persatu varian Ducati akhirnya sampai di ranah Indonesia. Kini saatnya bagi Superbike 1199 Panigale tampil di panggung aspal Indonesia, sebagai sebuah motor yang bahkan bukan sekadar sporty, melainkan juga berada di level kejuaraan.

"Knalpot baru, dan ini superbike ya. Nanti kami juga akan adakan kejuaraan khusus Ducati Superbike (untuk tipe ini)," ungkap Presiden Direktur Ducati Indonesia Agustus Sani Nugroho, seraya menunjuk Panigale 1199 S Tricolore putih miliknya di atas panggung peluncuran, yang terlihat memiliki tiga garis dan diklaim membawa tradisi desain tiga warna untuk merayakan 'Made in Borgo Panigale'.

Ducati ini memiliki tenaga besar 195 HP yang dihasilkan mesin baru, Superquadro, yang dipadukan dengan sasis monocoque sehingga lebih ringan dari versi sebelumnya menjadi 164 kg (berat motor kering), menjadikannya sebuah harmoni antara tenaga dan teknologi. Paduan teknologi ada pada komponen 'cutting edge electronics' yang menyatukan tenaga dan ketepatan handling.

Mesin baru Superquadro sendiri merupakan mesin L-twin cylinder dengan 4 katup per silinder Desmodromic berpendingin cairan. Mesin itu dihubungkan serempak dengan transmisi clutch slipper dan self-servo wet multiplate clutch yang dilengkapi pengontrol hidraulis.

Suspensi depan mengandalkan produk Ohlins NIX30 43 mm dengan TiN fully adjustable usd fork. Plus, sistem elektronik untuk kompresi dan rebound.Sementara itu di buritan, suspensi belakang memakai adjustable linkage: progresive/flat fully adjustable Ohlins TTX36 monoshock yang juga memiliki sistem elektronik untuk kompresi dan rebound. Set itu dipadu dengan lengan ayun tunggal satu sisi berbahan aluminium.

Sektor roda depan diperkuat oleh ban varian terbaru Pirelli Diablo Supercorsa Sp 120/70 ZR17 yang membalut pelek alloy model palang dan berbobot ringan ukuran 3,50 inci x 17 inci, sementara sektor roda belakang diperkuat Pirelli Diablo Supercorsa Sp 200/55 ZR17 yang membalut pelek alloy model palang dan berbobot ringan ukuran 6,00 inci x 17 inci.

Di fungsi pengereman terdapat cakram semi-floating ukuran 2 x 330 mm, varian terbaru radially mounted Brembo monobloc kaliper M50 dengan 4 piston, sedangkan belakang menggunakan cakram ukuran 245 mm dengan kaliper 2 piston. Kapasitas tangki 17 liter, cocok pula untuk sekadar touring, sementara tinggi tempat duduk 82,5 cm dan masih terlihat pas ketika dikendarai pria dewasa dengan tinggi 170 cm ke atas.

Kembali ke sektor teknologi, Ducati menyodorkan 'Riding Modes Technology', meliputi Power Modes, ABS standar, DTC, DQS, EBC, Full Ride by Wire, Full TFT display, dan DDA+.

Banderol harga tergantung dari empat varian yang disediakan, yaitu Panigale 1199 S Tricolore (Rp 500.000.000), Panigale 1199 S (Rp 440.000.000), Panigale 1199 ABS (Rp 385.000.000), dan Panigale 1199 (Rp 378.000.000) on the road untuk Jakarta dan Bandung. (kpl/why/bun)









APA PENDAPAT ANDA ?
2013-12-13
detail