HOME » REVIEW » PORSCHE BOXSTER: LEBIH RINGAN, LEBIH CEPAT

Porsche Boxster: Lebih Ringan, Lebih Cepat


Porsche Boxster: Lebih Ringan, Lebih Cepat
Porsche Boxster (Foto: Nazar Ray)
Jum'at, 29 Juni 2012 23:45

Otosia.com - Lebih ringan dan bahan bakar lebih efisien, lebih cepat dan semakin lincah. Inilah 'label' yang pantas disematkan pada Porsche Boxster generasi paling gres. Dengan desain body serba baru yang ringan dan perubahan total pada sasisnya, Boxster teranyar menetapkan keunggulan baru untuk Porsche Intelligent Performance. Dengan bobot yang jauh lebih ringan, jarak sumbu roda lebih panjang, tapak lebih lebar dan roda yang lebih besar, semua ini telah secara signifikan mengangkat dinamika berkendara sportcar mid-engine lebih tinggi lagi, yang memang sudah merupakan terbaik di kelasnya, didukung oleh electro-mechanical power steering yang baru.Untuk semakin meningkatkan dinamika berkendara, Porsche menawarkan Sport Chrono Package sebagai ekstra optional bagi Boxster yang memiliki pemasangan bantalan transmisi dinamika untuk pertama kali. Yang juga baru pada Boxster adalah Porsche Torque Vectoring (PTV)dengan kunci diferensial poros belakang mekanis. PVT tersedia bersama PASM, berfungsi lebih baik, yang meningkatkan dinamika penikungan saat mobil memasuki lengkungan.PVT adalah interaksi cerdas antara kunci diferensial belakang dengan intervensi pengereman pada roda tertentu, sebuah fungsi tambahan bagi Porsche Stability Management (PSM). Pada dasarnya PTV memperbaiki perilaku pengemudian dan presisi kemudi dengan cara pengereman selektif yang diterapkan pada roda belakang bagian dalam.EksteriorSepanjang sejarah Porsche Boxster, belum ada perubahan generasi yang begitu komprehensif dan tampak begitu nyata dalam pandangan pertama. Perubahan pada proporsinya merupakan yang terbaru. Misalnya, jarak sumbu roda telah ditingkatkan 60 mm dan lebar tapak depan 40 mm, dan pada bagian belakang hingga 18 mm, yang selanjutnya menghasilkan aliran selaras roda dan body.Kaca depan lebih datar dan dipasang pada kira-kira 100 mm lebih jauh kedepan, yang secara keseluruhan Boxter lebih rendah 13 mm. Dilengkapi dengan garis convertible top yang diperpanjang jauh ke belakang, Boxster  baru ini memiliki siluet yang sangat elegan.

Eksterior Porsche BoxsterEksterior Porsche Boxster

Faktor lain yang menambah penampilannya kian sporty adalah bodynya yang hanya 32 mm lebih panjang daripada sebelumnya, sekaligus bemper bagian depan telah dikurangi 27 mm, menjadikannya Boxster tetap merupakan roadster yang ringkas.Desain tipikal yang disempurnakan adalah pada garis bahu, yang membentang dari sayap depan yang melengkung ke atas secara mantap hingga kebagian samping belakang yang juga mencakup cermin bagian luar, dan sekarang terletak dekat pinggir atas pintu.

Yang cukup mengesankan dan menunjukkan karakteristiknya adalah lekukan dinamika pada baru pada pintu, yang memandu intake air (udara masuk) ke striking intake (masukan tarikan) di bagian sisi belakang, di sinilah Anda dapat melihat tempat detak jantung roadster.Bentuk sayap, pintu yang lebih istimewa, panduan intake air bagian atas, semakin menonjolkan  kerangka rodanya. Velg desain baru lebih besar, menonjolkan dinamika mobil meski dalam keadaan stasioner. Boxster dilengkapi dengan roda 18-inci yang merupakan standar. Boxster S dilengkapi dengan roda format 19-inci, yang bahkan lebih megah, dimana masing-masing memiliki desainnya sendiri. Roda 20-inci tersedia sebagai ekstra optional.Ujung depan Boxster baru didominasi oleh celah radiator melintang dan lampu depan yang besar. Kedua lampu halogen, yang merupakan standar untuk Boxster baru, dan lampu Bi-Xenon baru standar untuk Boxster S, telah dikembangkan ulang secara total. Lanpu depan juga didesain ulang, memadukan pengendaraan siang hari dan lampu posisi dalam teknologi LED di atas air intakes yang menyolok.Sementara ujung belakang model Boxster terbaru telah didesain ulang secara total. Tidak ada lagi selubung kompartemen convertible-top apa pun, sayap dan lampu belakang terhubung melalui bagian tepi yang menonjol dan merentang ke seluruh lebar kendaraan, serta unit lampu tengah yang terletak di bawahnya, menggabungkan lampu kabut belakang dan lampu mundur dalam satu flat strip.Lampu belakang baru semuanya dalam teknologi LED, terpadu sempurna ke dalam apron belakang dengan bentuknya yang melengkung di sekeliling penjuru mobil. Pipa belakang didesain ulang, melengkapi penampilannya yang mendalam dan terpusat.Penempilan tersebut di atas diperkuat lebih jauh dengan diffuser yang membuat sportcar ini terentang lebar. Fitur karakteristik Boxster adalah pipa belakang berbentuk oval. Pada Boxster S memiliki pipa belakang ganda twin-flow.Interior

Secara fungsional, ergonomika dan kenyamanan merupakan tujuan pengembangan yang sudah diimplementasikan Porsche. Hasilnya adalah desain interior baru yang canggih, garis-garis lebih bersih, yang dipengaruhi oleh mobil Carrera GT super sports. Konsol tengah yang landai ke depan dengan peninggian kendali persneling gaya balapnya memberi pengemudinya perasaan yang semakin menyatu.

Interior Porsche BoxsterInterior Porsche Boxster

Jarak antara roda kemudi dan tuas persneling atau selektor menciptakan kesan sporty secara empati. Fungsi-fungsi penting dab pengaturan untuk mengoperasikan kendaraan dikelompokkan ke dalam panel logis pada konsol tengah. Konfigurasi tombol ini memungkinkan pengoperasian setiap fungsi secara cepat dan intuitif.Lokasi baru sistem audio CDR standar di bagian tengah yang lebih tinggi dengan tampilan layar sentuh 7-inci tidak saja terlihat jernih, tetapi juga memberikan akses siap guna  ke banyak fungsi yang tersedia. Lima instrumen bulat klasik jajaran model Boxster dengan petunjuk rpm yang terletak di tengah dan kunci pengapian di sebelah kiri roda kemudi, menyediakan  tautan dengan lingkungan kokpit yang familiar. Yang baru adalah tampilan multi fungsi VGA 4,6" pada instrumen di sebelah kanan. Di samping fungsi komputer on-board yang paling penting, layar pun menampilkan peta untuk PCM opsional dengan modul navigasi, misalnya. Perbedaan antara kedua varian model yang terutama adalah pada jarum penunjuk rpm warna hitam untuk Boxster, dan warna silver untuk Boxster S. Instrumen lainnya memiliki tampilan hitam untuk semua model, sementara lapisan atas standar adalah hitam.Jok sport baru dengan posisi duduk lima milimeter lebih rendah dan ruang kaki yang lebih lega.  Dibanding model sebelumnya, ruang kaki telah diperluas 25 mm agar lebih nyaman dan ruang kabi lebih lega. Jok sport baru ditampilkan sebagai standar dan dapat disetel secara mekanis untuk maju dan mundur serta ketinggiannyaBeralih ke sistem hiburan. Boxster menawarkan dua lagi sistem suara sebagai alternatif sistem audio CDR, ditampilkan sebagai standar. Sound Package Plus optional terdiri dari tujuh pengeras suara, dibagi menjadi lima saluran, serta amplifier eksternal dengan total output daya 185 watt.Sistem rangkaian kelas atas adalah BOSE Surround Sound System opsional dengan total 10 pengeras suara yang disalurkan melalui 8 saluran amplifier digital. Keunggulan sistem ini adalah subwoofer aktif terselubung yang menyatu dalam rangka body dengan tahap output kelad D dan diameter speaker 130 milimeter, yang mengeluarkan suara frekuensi rendah ke dalam rongga di sekitar A-pillar, sehingga nada dasarnya sangat mengesankan.

Ini memberikan output amplifier keseluruhan 445 watt. Sehubungan dengan PCM, ketika memutar audio atau DVD video, sistem menyertakan spektrum audio rekaman 5.1 digital yang mengesankan.Mesin

Konsep mesin tengah Boxster merupakan alasan penentu untuk kelincahannya yang luar biasa sejak roadster ini ada. Selain itu, mesin flat-six dengan performanya yang ekonomis, terletak di poros belakang, membuat Porsche two-seater ini sebagai model performa dan efisiensi.Model Boxster baru ini telah membuka khazanah yang sama sekali baru. Dengan injeksi bahan bakar langsung, pengelolaan panas, pemulihan sistem listrik dan fungsi auto start/stop, kedua model mesin ini semakin dahsyat dari sebelumnya pada satu sisi. Di sisi lain, bahan bakar lebih efisien 15 persen pada model manapun.Untuk varian Boxster, diperkuat mesin 2.7L dengan 265 hp (195 kW), penggerak roda belakang, transmisi manual 6-percepatan, atau  tujuh percepatan optional Porsche Doppelkupplungsgetriebe (PDK). Akselerasinya dari 0 -100 km dalam hitungan 5,8 detik, dengan PDK dalam 5,7 detik.

Kecepatan bisa meningkat lagi menjadi 5,5 detik dengan Sport Chrono Package, dan kecepatan puncak menembus 264 km/jam, dengan PDK 262 km/jam. Untuk pemakaian bahan bakar (NEDC) 8,2 liter/100 km, C02 sebesar 192 g/km, dengan PDK 7,7 liter/100 km, CO2 mencapai 180 g/km.Varian Boxster S dibekali mesin boxer 3.4 liter dengan tenaga menembus 315 hp (232 kW), berpenggerak roda belakang, transmisi manual 6-percepatan, atau  7-percepatan optional PDK. Akselerasi dari posisi diam ke 100 km/jam mencapai 5,1 detik, dengan PDK dalam hitungan 5.0 detik, dan 4,8 detik dengan Sport Chrono Package.

Kecepatan puncaknya adalah 279 km/jam, dengan PDK 277 km/jam. Pemakaian bahan bakar (NEDC) 8,8 liter/100 km, dengan emisi CO2 yang dihasilkan 206 g/km, dengan PDK 8.0 liter/100 km dan CO2-nya 188 g/km.Dengan penyempurnaan yang ada, menjadikan roadster ini mudah melesat, semudah dan seringan kapas yang terhembus angin. Ingin mencoba? (kpl/nzr/bun)


Mobil Terkait : Mobil Porsche Boxster Dijual








APA PENDAPAT ANDA ?
2013-12-13
detail