HOME » TIPS » BAN DAN PENTIL, 'DUA SEJOLI' YANG TAK TERPISAHKAN

Ban dan Pentil, 'Dua Sejoli' yang Tak Terpisahkan

Sabtu, 09 Juni 2012 14:15



Ban dan Pentil, 'Dua Sejoli' yang Tak Terpisahkan
Ilustrasi ban Goodyear

Otosia.com - Ban adalah salah satu unsur yang terpenting dari sebuah kendaraan bermotor. Secanggih dan semahal apapun mobil yang kita miliki, namun jika tak pandai-pandai dalam memilih jenis dari si karet bundar tersebut, maka perjalanan pun menjadi tak nyaman. Tak hanya keteledoran dalam memilih ban, namun kealpaan mengecek kondisi ban sebelum melakukan aktivitas berkendara bisa beresiko terjadinya kecelakaan lalu lintas, yang tentunya sangat tak diharapkan oleh semua pengguna jalan. Berikut ini ada beberapa tips sederhana untuk mengecek ban mobil kita, agar terhindar dari petaka saat berkendara :1. Pilihkan ukuran ban yang sesuai dengan dimensi velg maupun body mobil Anda. Ban yang terlalu tebal dan besar tentunya tak nyaman jika dipasang pada mobil jenis city car, dan secara estetika pun menjadi tak indah. 2. Sesuaikan ukuran ban dengan beban muatan yang harus ditanggung oleh mobil kita. Tekanan angin dalam ban harus selalu dipantau, jangan terlalu tinggi (keras) ataupun rendah (lembek).3. Pastikan kaki-kaki mobil Anda juga dalam kondisi prima. Percuma saja beli ban yang bagus dan bermerek jika ternyata sektor kaki-kaki mobil Anda goyah. 4. Agar keausan ban bisa merata, lakukan rotasi ban secara menyilang (menukar bagian depan dan belakang). Soal kapan harus 'menyilangkan' ban tergantung dari jarak tempuh dan kondisi medan yang sering dilalui mobil Anda. 5. Jangan lupa lakukan laras - imbang (spooring - balancing) untuk ban dan sektor kaki-kaki, agar putaran ban sempurna dan tak cenderung mengarah ke kanan atau ke kiri. Idealnya, laras - imbang dilakukan tiap jarak tempuh 5.000 km.6. Gunakan brand yang cukup umum dikenal masyarakat dan memiliki reputasi yang cukup bagus dalam hal kualitas bahan serta ketangguhan produknya. Apakah sudah cukup? Tentu saja belum! Ada satu lagi pelengkap ban mobil Anda, yang terlihat remeh namun juga ikut berperanan, yakni tutup pentil. Fungsi utama dari tutup pentil ban adalah melindungi pentil ban dari kotoran. Debu atau air yang masuk ke pentil dapat merusak katup. Hal ini membuat material karet sebagai seal di dalam valve menjadi getas dan bisa menyebabkan terjadinya korosi. Kalau kerusakan ini terjadi, udara di dalam ban akan keluar secara perlahan. Akibatnya tekanan angin ban menurun. Efek dari kurangnya tekanan angin dalam ban mobil adalah konsumsi BBM menjadi lebih boros dan ban menjadi cepat rusak / aus, sehingga bisa mengubah karakter kestabilan mobil. (kpl/bun)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-10-10
detail