HOME » TIPS » TIPS MENYIKAPI KEMACETAN DAN BERBUKA PUASA

Tips Menyikapi Kemacetan dan Berbuka Puasa

Jum'at, 25 Juli 2014 08:30



Tips Menyikapi Kemacetan dan Berbuka Puasa
Ilustrasi Kemacetan lalu lintas

Otosia.com - Jumlah kendaraan semakin banyak tapi tidak dibarengi penambahan volume jalan. Hasilnya lalu lintas di kota-kota besar seperti Jabodetabek semakin padat dan kerap membuat stres pengendara. Waktu tempuh pun menjadi lama dan membosankan.

Kemacetan tidak hanya membuat kita terlambat sampai tujuan. Tapi kemacetan pun bisa dengan mudah mengubah mood kita. Dalam situasi ini, Garda Oto membagi tips buat pengendara dalam menghadapi kemacetan. Berikut tipsnya agar perjalanan tetap menjadi nyaman:

1. Berangkat lebih awal

Agar tidak terjebak macet, coba berangkat lebih awal di saat kondisi lalu lintas relatif sepi. Berangkat lebih awal membuat kita tidak tergesa-gesa dan kemungkinan sampai ke tempat tujuan lebih cepat.

2. Rencanakan perjalanan

Sebelum berangkat ke tempat tujuan, siapkan rute yang akan kita lalui. Terutama untuk tempat yang belum pernah kita kunjungi. Cari tahu juga rute alternatif ke tempat tersebut. Jadi ketika satu rute tidak memungkinkan untuk dilalui, kita tetap bisa sampai ke tempat tujuan melalui rute yang lain.

3. Mendengarkan radio

Nyalakan radio untuk mendengarkan lagu-lagu favorit kita. Karena hal ini mampu meredakan stres saat menghadapi kemacetan. Radio juga dapat menjadi sumber informasi, terutama update informasi terkini mengenai kondisi lalu lintas.

4. Hindari berperilaku agresif di jalan

Jadilah pengendara yang baik dengan tetap mematuhi rambu-rambu lalu lintas. Selain itu terapkan safety driving saat kondisi jalanan macet sekalipun. Hindari ribut dengan sesama pengguna jalan dan tetap sabar ketika berkendara.

Bagi umat muslim yang menjalankan ibadah puasa sering dihadapkan pada situasi macet. Maka mau tak mau membuat Anda terpaksa berbuka puasa di dalam mobil. Untuk itu Garda Oto juga memberikan tipsnya:

  1. Siapkan makanan sebelum berbuka. Pilih makanan yang praktis seperti biskuit, roti gandum, dan kalaupun terpaksa membeli makanan cepat saji. Pilihlah makanan yang rendah lemak. Hindari juga gorengan atau makanan bersantan karena rentan membuat Anda batuk dan memperlambat pengosongan lambung. 
  2. Pilih minuman yang manis karena dapat mengembalikan energi dalam waktu yang cepat. Namun hindari minuman yang terlalu dingin karena tidak aman dikonsumsi pada saat kondisi lambung kosong. 
  3. Pada saat terjebak kemacetan, pastikan situasi sekitar aman dan memungkinkan untuk berbuka puasa sejenak. 
  4. Jika Anda mengendarai motor, menepilah terlebih dulu dan cari tempat yang aman untuk berbuka. Begitu pula jika Anda mengendarai mobil, menepilah di tempat yang aman jika tidak memungkinkan berbuka sejenak di jalan. 
  5. Sebaiknya cari tempat berhenti yang tidak berpotensi menimbulkan kemacetan. Jangan sampai jalanan menjadi macet karena Anda yang memarkir kendaraan sembarangan.
(kpl/nzr/abe)








APA PENDAPAT ANDA ?

2014-7-25
detail