HOME » BERITA » 15 KENDARAAN TERLIBAT KECELAKAAN TOL CIPULARANG, BEBERAPA TERBAKAR

15 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Tol Cipularang, Beberapa Terbakar

Kecelakaan beruntun di Tol Cipularang melibatkan 15 kendaraan. Beberapa di antaranya terbakar dan lainnya mengalami ringsek. Kini arus lalu lintas diberlakukan contraflow dan pengalihan arus lalu lintas.

Senin, 02 September 2019 15:11 Editor : Dini Arining Tyas
15 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Tol Cipularang, Beberapa Terbakar
Kecelakaan Tol Cipularang (Antara/Istimewa)

OTOSIA.COM - Data sementara ada 6 orang tewas dalam kecelakaan Tol Cipularang, Senin (2/9/2019). Sementara 8 orang lainnya mengalami luka-luka.

"Data sementara, 6 orang meninggal dunia, 8 orang luka-luka dalam kecelakaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang arah Jakarta," jelas Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius, Senin (2/9/2019) dikutip dari Liputan6.com.

Kecelekaan beruntun di KM 91 Tol Cipularang ruas Purbaleunyi itu melibatkan 15 kendaraan. Ada bus, truk, dan kendaraan pribadi.

Beberapa kendaraan yang terlibat, terlihat terbakar. Sedangkan kendaraan lainnya juga terlihat ringsek tak berbentuk.

"Ada 15 kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan di Cipularang tersebut. Sejumlah kendaraan terbakar," tambahnya.

1 dari 2 Halaman

Contraflow Tol Cipularang

15 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Tol Cipularang, Beberapa TerbakarContraflow Tol Cipularang

Melansir Antara, petugas Layanan Jalan tol jasa Marga dan Polisi Jalan Raya (PJR) kini melakukan Contraflow dan pengalihan arus lalu lintas. Contraflow atau rekayasa lalu lintas lawan arus sudah diberlakukan di titik awal KM 92 sampai dengan KM 90.

"Sedangkan untuk pengguna jalan yang saat ini dari arah Bandung menuju arah Jakarta bisa keluar melalui GT Cikamuning KM 116 dan masuk kembali ke Jalan Tol Purbaleunyi melalui GT Jatiluhur KM 81," jelas Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (persero), Dwimawan Heru, dikutip dari Antara.

 

2 dari 2 Halaman

Video

15 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Tol Cipularang, Beberapa TerbakarVideo

BERI KOMENTAR