HOME » BERITA » 2 PROVOKATOR PEMUDIK DI POS PENYEKATAN KARAWANG TERCIDUK POLISI

2 Provokator Pemudik di Pos Penyekatan Karawang Terciduk Polisi

Polisi mengamankan dua orang yang menjadi provokator kericuhan di pos penyekatan. Salah satu yang ditangkap diketahui positif narkotika usai dites urine.

Rabu, 12 Mei 2021 12:45 Editor : Dini Arining Tyas
2 Provokator Pemudik di Pos Penyekatan Karawang Terciduk Polisi
Pemudik melawan arus di pos penyekatan Kedungwaringin, Kabupaten Bekasi, Minggu (9/5/2021). (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Insiden kericuhan di pos penyekatan larangan mudik Lebaran 2021 terjadi beberapa kali. Para pemudik merangsek memaksa petugas untuk membuka penyekatan.

Polisi pun tak tinggal diam mencari siapa yang memprovokasi para pemudik sehingga menjadi ricuh. Dua orang yang disebut sebagai provokator pun diciduk.

Polres Kabupaten Karawang menangkap dua orang provokator pemudik yang melawan petugas di tengah kemacetan di Pos Penyekatan Tanjungpura, Kabupaten Karawang.

1 dari 3 Halaman

Kasatreskrim Polres Karawang AKP Oliestha Ageng Wicaksana, mengatakan dua provokator itu kini sudah diamankan Tim Resmob Anaconda Satreskrim Polres Karawang yang diturunkan dalam pengamanan mudik.

"Orang pertama yang diamankan merupakan pemudik. Dia mengarahkan pemudik untuk melawan arus," kata Oliestha di Karawang, Selasa (11/5/2021), seperti dikutip dari Antara.

Petugas melihat gelagat mencurigakan dari pemudik itu. Salah satunya ialah mata si pemudik tidak fokus. Polisi kemudian membawanya ke Mapolres Karawang untuk dites urine.

2 dari 3 Halaman

Dari tes urine itu diketahui kalau pemudik yang akan ke Purwakarta itu positif sebagai pengguna narkotika.

Selain pemudik, polisi juga mengamankan seorang warga setempat yang juga ikut menjadi provokator di tengah ribuan pemudik bersepeda motor yang sempat berhenti sebelum memasuki Pos Penyekatan Tanjungpura Karawang karena khawatir akan di putar arah oleh petugas.

3 dari 3 Halaman

Provokasi Melawan Petugas

Menurut Kasatreskrim, awalnya orang itu meminta uang kepada pemudik sebesar Rp 10.000 agar bisa melawan arus dan menerobos posko penyekatan di Pos Penyekatan Tanjungpura Karawang.

"Orang itu juga teriak-teriak agar pemudik menyerang petugas. Saat akan diamankan oleh petugas berpakaian preman orang itu menendang petugas sambil terus memprovokasi pemudik," katanya.

Beruntung saat itu tak ada pemudik yang terprovokasi, sehingga suasana kondusif dan orang itu langsung bawa ke pos untuk diperiksa.

Reporter: Nila Chrisna Yulika

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR