HOME » BERITA » 20 KATA-KATA BIJAK SYEKH ALI JABER, PENUH MAKNA DAN MENENTRAMKAN HATI OTOLOVERS

20 Kata-kata Bijak Syekh Ali Jaber, Penuh Makna dan Menentramkan Hati Otolovers

Syekh Ali Jaber dikenal sebagai pendakwah yang santun dan penuh dengan kata-kata penyejuk hati

Jum'at, 15 Januari 2021 16:00 Editor : Ahmad Muzaki
20 Kata-kata Bijak Syekh Ali Jaber, Penuh Makna dan Menentramkan Hati Otolovers
Syekh Ali Jaber. ©2021 Merdeka.com/Instagram

OTOSIA.COM - Otolovers muslim baru saja kehilangan tokoh agama kharismatik, yakni Syekh Ali Jaber. Sebelum meninggal dunia, pendakwah asal Madinah itu sempat dirawat di Rumah Sakit Yarsi, Cempaka, Putih, Jakarta.

Selain itu, Syekh Ali Jaber sebelumnya sempat juga dinyatakan positif COVID-19. Namun berdasarkan pemeriksaan, beliau meninggal dunia dalam kondisi negatif COVID-19.

"Telah Wafat Guru kita, SYEKH ALI JABER (Ali Saleh Mohammed Ali Jaber). Di RS Yarsi Hari ini, 14 Januari 2021 1 Jumadil Akhir 1442 H. Jam 08.30 WIB dalam keadaan Negatif Covid," tulis Ketua Yayasan Syekh Ali Jaber, Habib Abdurrahman Al-Habsyi lewat akun instagram @yayasan.syekhalijaber dikutip merdeka.com, Kamis (14/1).

Syekh Ali Jaber sendiri dikenal sebagai pendakwah yang santun dan penuh dengan kata-kata penyejuk hati. Kata-kata yang diucapkannya bijak dan inspiratif. Karena hal itulah nama almarhum selalu dikenang di hati umat islam, khususnya Indonesia.

Berikut kata-kata bijak Syekh Ali Jaber tentang kehidupan yang berhasil dirangkum dari kanal YouTube Deddy Corbuzier yang tayang pada Rabu (16/9/2020).

1 dari 3 Halaman

Kata-kata Bijak Syekh Ali Jaber tentang Kehidupan

2021 Merdeka.com/Instagram

1. Seingat saya, selama di Indonesia, saya tidak pernah menyakiti siapapun dan agama manapun.

2. Saya lahir di tanah Arab, biarkan saya meninggal di Indonesia.

3. Saya punya prinsip, orang yang punya salah kepada saya, akan saya doakan semoga Allah mengampuninya. Namun, ketika saya punya salah, saya berdoa, "Ya Allah, ampunilah saya."

4. Jangan pandangi wanita yang belum berhijab, jangan pandangi dia buruk. Barangkali dia punya dua rakaat tahajud di sisi Allah dan bisa terampuni dosa-dosanya.

5. Kita tidak tahu urusan manusia dengan Allah. Manusia punya rahasianya masing-masing dengan sang pencipta, Allah SWT.

6. Apabila orang lain punya salah, maafkanlah dia.

2 dari 3 Halaman

Kata-kata Bijak Syekh Ali Jaber yang Penuh Makna Mendalam

2021 Merdeka.com/Instagram

7. Belajarlah mengenai Islam dari Islam itu sendiri, jangan dari perilaku orang. Saya sendiri belum tentu menjadi contoh, tirulah Nabi Muhammad SAW.

8. Jangan memandang mereka dengan pandangan buruk, pandang mereka dengan sayang, kasihan, dan doakan.

9. Kalau saya tidak bisa menjaga nama baik negeri Indonesia, lebih baik cabut warga negara.

10. Saya lebih baik menjadi korban daripada mengorbankan umat. Saya tidak mau kasus ini dimanfaatkan oleh golongan tertentu.

11. Segala sesuatu yang Allah tetapkan untuk kita adalah kebaikan, walau dalam pandangan kita itu adalah keburukan.

12. Saya hanya menyampaikan Islam, tapi belum tentu saya menjadi contoh, jadi jangan tertipu dengan saya, tapi yakini tidak bakal tertipu dengan Islam.

13. Saya tidak suka membalas dendam.

14. Kemuliaan akhlak adalah inti daripada agama.

3 dari 3 Halaman

Kata-kata Bijak Syekh Ali Jaber yang Menyejukkan Hati

2021 Merdeka.com/Instagram

15. Setiap kali saya ditimpa musibah, saya selalu mengucapkan,"Alhamdulilah, Inalillahi wainna illahi rajiun."

16. Saya mempercayai satu hal, tidak ada sesuatu yang terjadi kebetulan. Seperti kata Umar bin Khattab bahwa kita lari dari takdir ke satu takdir lainnya. Emosi dan marah tidak akan mengubah apa pun yang sudah terjadi, justru akan menimbulkan musibah jauh lebih besar.

17. Tidak ada satu pun kata keluar kecuali Allah izinkan, kita harus belajar pasrah diri kepada Allah SWT.

18. Tidak cukup kita hanya berbicara dan retorika dalam mengungkapkan cinta, tapi wujudkanlah dalam perilaku.

19. Banyak orang mengaku cinta Nabi, tapi apakah perilakunya seperti Nabi?

20. Jangan pernah sungkan untuk menerima masukan orang dan meminta maaf.

Reporter: Jevi Nugraha

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR