HOME » BERITA » 20 KATA-KATA MENARIK VALENTINO ROSSI, MESKI NYELENEH TETAP INSPIRATIF

20 Kata-Kata Menarik Valentino Rossi, Meski Nyeleneh Tetap Inspiratif

Sudah 4 tahun lamanya Valentino Rossi menjalani karir balapnya sejak tahun 1996. Rossi kini masih balapan dan masih dielu-elukan oleh para penggemarnya.

Rabu, 21 Oktober 2020 16:15 Editor : Dini Arining Tyas
20 Kata-Kata Menarik Valentino Rossi, Meski Nyeleneh Tetap Inspiratif
Valentino Rossi (Yamaha MotoGP)

OTOSIA.COM - Satu dari legenda hidup di dunia balap adalah Valentino Rossi. Lahir pada 16 Februari 1979, Rossi sudah memulai karir balapnya sejak 1996.

Pembalap yang identik dengan nomor 46 itu merupakan putra dari mantan pembalap, Graziano Rossi, yang membuat Rossi kecil otomatis kental dengan atmosfer balap.

Sepanjang kariernya, Valentino Rossi pernah membela beberapa tim, seperti Honda, Yamaha, Ducati. Dia pun telah mengoleksi sembilan titel juara dunia, yakni tujuh gelar di kelas MotoGP, serta satu gelar juara di kelas 125 cc dan 250 cc.

Selain aktif membalap, Valentino Rossi juga memiliki tim balap sendiri, bernama Sky Racing Team by VR46, yang tampil di ajang Moto3 dan Moto2.

Sebagai salah seorang pembalap senior dan berpengaruh dalam sejarah MotoGP, Valentino Rossi kerap menjadi sumber inspirasi bagi pembalap muda atau mereka yang menyukai dunia otomotif.

Tak jarang kata-kata nyeleneh dan menginspirasi pernah diucapkan olehValentino Rossi. Berikut ini adalah beberapa kata-kata yang mungkin bisa mengilhami Anda untuk menjadi yang terbaik dalam bidang apapun yang sedang ditekuni.

1 dari 4 Halaman

Kata-Kata Inspiratif dari Rossi

1. "Saya bisa ikut F1 atau reli. Tapi, saya lebih suka ikut reli."

2. "Aku Valentino Rossi. Dan aku ingin menjadi seseorang, bukan sebuah ikon."

3. "Pertarungan yang hebat adalah dengan pesaing terkuatmu yang memiliki motivasi besar. Ketika kamu menang dengan mudah, itu bukan rasa yang sama."

4. "Saya tidak suka menjadi terkenal - itu seperti penjara. Dan membalap untuk Ferrari akan membuatnya jauh lebih buruk."

5. "Bagaimana Ferrari tahu apa yang saya lakukan tahun depan ketika saya tidak tahu apa yang saya lakukan minggu depan?"

2 dari 4 Halaman

6. "Saya berlomba untuk menang. Apakah sepeda atau mobil, itu akan selalu sama."

7. "Saya menang di Honda dan Yamaha, jadi mungkin menarik untuk menang dengan tim ketiga, Ducati, sebagai tim asal Italia."

8. "Jika saya menguji mobil selama setahun saya bisa sangat kompetitif di musim berikutnya."

9. "Mengendarai motor balap adalah seni. Sesuatu yang Anda lakukan karena Anda merasakan sesuatu di dalam."

10. "Untuk memenangkan kejuaraan di tahun pertama akan sulit. Kami perlu waktu untuk menjadi kompetitif dan memenangkan perlombaan."

 

3 dari 4 Halaman

11. "Yang paling penting adalah memiliki hubungan yang baik dengan motor. Anda harus memahami apa yang dia inginkan. Saya menganggap motor sebagai seorang wanita, dan saya tahu itu terdengar konyol, tetapi itu benar."

12. "Anda lihat Moto3, balapannya sangat menarik. Moto2 luar biasa, dan kemudian MotoGP membosankan."

13. "Saya beruntung. Ayah saya pembalap motor. Dia memberi saya gairah sangat awal. Saya memiliki motor pertama ketika saya berusia tiga atau empat tahun."

14. "Untuk menjadi pembalap motor yang hebat, yang paling penting adalah gairah kepada motor."

15. "Saya bisa mengendarai motor dan berpikir jernih tentang strategi dan ban. Saya juga punya pemikiran positif. Saya sangat kritis secara konstruktif."

4 dari 4 Halaman

16. "Untungnya selama karier saya, saya telah memenangkan semuanya, jadi saya perlu menikmatinya untuk memiliki motivasi yang tepat."

17. "Mungkin motor itu lebih berbahaya, tetapi hasrat untuk mobil bagi saya adalah yang kedua setelah motor."

18. "Mencuri start bukan berarti Anda akan tertawa di garis finis."

19. "Saya tidak pernah berlomba untuk mendapatkan rekor. Motivasi untuk mencoba mengalahkan rekor tidak cukup membuat Anda bertahan. Anda harus menikmatinya."

20. "Ini masalah besar, jadi saya tidak tahu pasti apakah saya mengatakan ya atau tidak kepada Ferrari."

Penulis: Alfi Yuda

Sumber: Bola.com

BERI KOMENTAR