HOME » BERITA » 200 SEPEDA MOTOR KLASIK LUDES DILALAP SI JAGO MERAH SAAT KEBAKARAN MUSEUM DI AUSTRIA

200 Sepeda Motor Klasik Ludes Dilalap Si Jago Merah saat Kebakaran Museum di Austria

Museum yang menyimpan ratusan sepeda motor klasik di Austria terbakar. Ratusan sepeda motor itu kemungkinan ludes dilalap api.

Rabu, 20 Januari 2021 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
200 Sepeda Motor Klasik Ludes Dilalap Si Jago Merah saat Kebakaran Museum di Austria
Museum Top Mountain Crosspoint (Visordown)

OTOSIA.COM - Kebakaran terjadi di museum yang berada dataran tertinggi di Eropa. Museum Top Mountain Crosspoint yang berada di Austria itu pun ludes dilalap api.

Dilansir dari Visordown, di dalam museum tersebut ada lebih dari 200 sepeda motor klasik. Ratusan sepeda motor klasik itu diperkirakan tak bisa diselamatkan, habis ikut terbakar.

Museum tersebut menyimpan salah satu koleksi sepeda motor paling berharga di Austria dan Eropa. Sepeda motor klasik yang berjumlah sekitar 230 unit itu termasuk Brough Superior, Vincent, Matchless, Sunbeam, Zündapp, dan total sekitar dari 100 pabrikan.

1 dari 2 Halaman

(c) Visordown

Tak hanya itu, museum itu juga merupakan rumah bagi mobil klasik lainnya. Pada sebuah foto terlihat adanya Aston Martin DB5.

Pemilik museum, Alban Scheiber pernah membuat pernyataan tentang kecintaannya terhadap motor tua. Museim itu juga merupakan mimpi bagi mereka.

 

2 dari 2 Halaman

"Saya dan kakak saya selalu menyukai motor tua. Ketika koleksi kami terus bertambah menjadi sekitar 20 atau 30, kami berpikir untuk membuat museum sendiri. Inilah cara kami mewujudkan mimpi ini. Ini juga sangat tepat mengingat berapa banyak pengendara sepeda motor yang bersemangat datang ke sini untuk berkendara di sepanjang Timmelsjoch High Alpine Road," katanya.

Museum Top Mountain Crosspoint itu terletak di dasar jalan lintasan gunung Timmelsjoch di Passo Del Rombo, Austria. Museum itu menjadi museum yang berada di dataran tertinggi Uni Eropa, yakni 2.175 meter. Jalan tersebut menghubungkan South Tyrol dan North Tyrol di Italia.

BERI KOMENTAR