HOME » BERITA » 3 FAKTOR YANG BIKIN HARGA MOBIL NAIK TIAP TAHUN

3 Faktor yang Bikin Harga Mobil Naik Tiap Tahun

Setidaknya ada tiga faktor yang menyebabkan harga mobil pasang surut dalam setahun, seperti biaya produksi, inflasi dan kurs.

Kamis, 28 Mei 2020 09:45 Editor : Nazarudin Ray
3 Faktor yang Bikin Harga Mobil Naik Tiap Tahun
Ilustrasi pameran GIIAS 2019 (Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Harga mobil dari tahun ke tahun bisa naik. Penyebabnya bisa macam-macam. Bukan cuma karena pajak dan perubahan nilai valuta asing, tapi setidaknya ada tiga faktor yang berpengaruh pada banderol harga mobil.

Director of Sales & Marketing Division PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), distributor resmi kendaraan penumpang dan niaga ringan Mitsubishi di Indonesia dari Mitsubishi Motors Corporation (MMC), Irwan Kuncoro menjelaskan bahwa satu dari tiga hal itu adalah penambahan fitur.

"Kadang-kadang juga disebabkan karena ada penambahan spek, features, atau juga setiap tahun itu ada kenaikan BBN dan Kadang kita tahan dulu tapi di bulan tertentu kita naikan. Penyesuaian harga atau kenaikan harga itu memang sebenarnya bagian dari strategi bisnis dan juga strategi kompetisi," ujarnya.

1 dari 2 Halaman

Penyesuaian harga memang harus selalu dilakukan, tetapi menurutnya tidak harus setiap tahun walau memang biasanya tiap tahun ada peyesuaian harga.

"Karena memang faktor kenaikan biaya produksi, inflasi, penyesuaian kurs, dan lainnya dan hal tersebut biasanya yang mempengaruhi penyesuaian harga," tambahnya.

2 dari 2 Halaman

Walau demikian, menurutnya, Mitsubishi memastikan kenaikan harga tetaplah dengan mempertahankan value for money untuk konsumen. Itu menjadi hal yang paling penting.

"Kami tetap memberikan value yang terbaik tidak hanya dari sisi produknya tapi juga keseluruhan TCO (total cost of ownership) hingga resale valuenya. Di dalam harga itu juga ada faktor brand value yang perlu diperhatian dan memang juga diperhatikan oleh konsumen karena harga yang paling murah juga tentunya akan sedikit mempengaruhi brand image," tambah Irwan Kuncoro.

BERI KOMENTAR