HOME » BERITA » 3 MACAM SISTEM PENGGERAK RODA, INI KELEBIHAN DAN KEKURANGANNYA

3 Macam Sistem Penggerak Roda, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Penggerak mobil ada tiga macam, yakni FWD, RWD, dan 4WD. Mana yang paling baik?

Senin, 30 Agustus 2021 10:15 Editor : Arendra Pranayaditya
3 Macam Sistem Penggerak Roda, Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Ilustrasi mobil-mobil dengan penggerak roda yang berbeda (Istimewa)

OTOSIA.COM - Pada mobil terdapat beberapa pilihan sistem penggerak roda. Sistem tersebut mempunyai beragam fungsi seperti penyaluran tenaga ke roda depan atau FWD, ke roda belakang atau RWD, serta ke seluruh empat roda atau 4WD.

Masing-masing mempunyai kelebihan dan kekurangan, mulai dari harga hingga traksi yang didapat. Berikut adalah perbedaan ketiga sistem penggerak roda seperti dilansir dari situs resmi suzuki.co.id:

1 dari 6 Halaman

Penggerak roda depan atau FWD

 

Honda Civic Type R, mobil FWD (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Front Wheel Drive merupakan jenis mode penggerak di mana tenaga mesin disalurkan ke roda depan. Tenaga mesin tidak terhambat karena tidak ada gardan yang menyambungkan mesin dan transmisi ke roda.

Sistem FWD sering ditemukan pada mobil-mobil kelas MPV atau SUV perkotaan. Fungsi utamanya adalah untuk mendapatkan ruang kabin yang lebih luas. Selain itu interior juga lebih kedap suara karena tidak ada komponen gardan di bawah mobil.

 

2 dari 6 Halaman

Namun karena lokasi penggerak roda di depan, ada 3 hal yang perlu diperhatikan. Pertama ban depan akan cepat aus karena roda depan bertugas untuk membelokkan mobil serta menopang tenaga dari mesin.

Lalu kedua kaki-kaki depan mobil juga lebih rentan bremasalah karena bobot mobil berat di bagian depan. Terakhir adalah understeer di mana saat membelok, ban depan hilang cengkraman. Hal ini membuat pengemudi hilang kendali.

3 dari 6 Halaman

Penggerak roda belakang a

Ford Mustang, mobil RWD (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Penggerak roda belakang atau juga disebut Rear Wheel Drive mirip dengan FWD, di mana tenaga mesin disalurkan ke dua roda. Bedanya tenaga mesin pada sistem RWD disalurkan ke roda belakang melalui gardan.

Penyaluran tenaga ke belakang membuat mobil lebih cocok untuk menanjak karena roda belakang bisa mendorong mobil untuk maju. Selain itu setir juga terasa lebih enteng sebab roda depan tidak perlu menopang tenaga mesin, hanya bertugas untuk mengendalikan mobil.

4 dari 6 Halaman

Namun adanya gardan di bawah mobil membuat kabin lebih sempit dengan benjolan memamnjang di tengah lantai. Bobot mobil juga menjadi lebih berat karena penambahan komponen di bawah mobil.

Selain itu, sistem RWD lebih rentan terkena oversteer. Berbeda dengan understeer, mobil hilang kendali karena roda belakang selip. Hal ini tentunya sangat berbahaya karena saat oversteer bagian belakang mobil lebih dahulu 'ngepot'.

5 dari 6 Halaman

Penggerak empat roda atau 4WD

Jeep Cherokee, mobil 4WD (Otosia.com/Arendra Pranayaditya)

Terakhir adalah sistem penggerak empat roda atau 4 Wheel Drive. Sistem ini menggabungkan FWD dan RWD sehingga seluruh roda mendapatkan tenaga dari mesin.

Cara 4WD membagi tenaga mesinnya cukup menarik. Beberapa mobil 4WD bisa part time yang artinya mobil berawal dari FWD atau RWD lalu menjadi penggerak empat roda pada saat mobil mulai hilang kendali, serta full time di mana mobil berkendara menggunakan sistem 4WD secara permanen.

 

6 dari 6 Halaman

Kelebihan sistem penggerak empat roda adalah traksi maksimal karena tenaga mesin dibagikan ke setiap roda. Jadi mobil bisa dibawa ke medan yang lebih berat, seperti jalur pasir, lumpur, bebatuan, dan sebagainya.

Kekurangannya adalah bobot mobil yang lebih berat dibandingkan FWD dan RWD karena semua roda memiliki sistem penggerak. Selain itu mobil menjadi lebih boros bahan bakar dan juga penggunaan ban. Mesin harus bekerja lebih keras untuk menyalurkan tenaga serta keempat ban lebih cepat 'gundul' karena menopang berat mobil dan tenaga mesin.

BERI KOMENTAR