HOME » BERITA » 3 PELUANG BISNIS OTOMOTIF MENARIK KETIKA BANJIR

3 Peluang Bisnis Otomotif Menarik ketika Banjir

Banjir tak hanya menjadi musibah bagi sebagian orang, tapi juga mendatangkan rezeki. Setidaknya bagi para pekerja jasa angkutan motor menggunakan gerobak.

Jum'at, 03 Januari 2020 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
3 Peluang Bisnis Otomotif Menarik ketika Banjir
Jasa angkut motor pakai gerobak (Antara)

OTOSIA.COM - Banjir Jakarta menyebabkan beberapa aktivitas bisnis tak bisa beroperasi. Seperti dikatakan Wakl Ketua Dewan Perimbangan kamar Dagang dan Industri (Kadin) DI Jakarta, Sarman Siamnjorang, termasuk arus logistik ikut terganggu mengingat beberapa ruas tol juga terkena banjir.

"Hari libur tahun baru seperti ini baisanya omzet restoran, kafe, pusat perbelanjaan termasuk UKM di tempat tujuan wisata biasanya naik, namun dengan banjir ini praktis omzet menurun," kata Sarman, dikutip dari Merdeka.com.

Meski begitu, pepatah bilang, ada hikmah di balik bencana. Mungkin itu yang bisa diterapkan setelah atau selama banjir Jakarta sejak Rabu (1/1/2020). Rupanya, Apindo atau Asosiasi Pengusaha Indonesia pun beranggapan begitu.

Menurut Apindo, masih ada sektor bisnis yang bisa mendulang untung ketika banjir datang. Salah satunya jasa angkut motor menggunakan gerobak.

1 dari 4 Halaman

3 Peluang Bisnis Otomotif Menarik ketika Banjir

Salah satu penyedia jasa angkut motor ini, Tegar, mengakui bahwa aktivitas ini dia lakukan sejak kemarin, Kamis (2/1/2019). Untung bersih yang berhasil dia kantongi mencapai Rp 1,7 juta dalam satu hari.

"Kemarin dapat lumayan besar. Saya hitung sampai Rp 1,7 juta," papar dia saat ditemui.

Tegar menunggu konsumennya tepat di depan Studio Indosiar. Jika berminat memakai jasanya, pengendara harus merogoh kocek Rp 70.000. Kendaraan itu akan diantar dari Studio Indosiar sampai ke Fly Over Pesing.

"Rp 70.000 baru kendaraannya aja, belum bayar orangnya. Biasanya ada juga yang nambahin Rp 120.000," katanya.

Sealin bisnis angkut motor, ada juga bisnis otomotif lain yang mendatangkan rupiah ketika banjir.

2 dari 4 Halaman

3 Peluang Bisnis Otomotif Menarik ketika Banjir

Asuransi

Mantan Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Tito Sulistio menatakan, bencana banjir tak lantas membuat perusahaan asuransi, khususnya anggota bursa, merugi akibat lonjakan klaim. Dia yakin perusahaan asuransi sudah memiliki skenario antisipasi agar kinerja perusahaan tetap positif.

"Perusahaan asuransi pada dasarnya sudah melakukan (antisipasi) jangka panjang," kata Tito, di kawasan SCBD, Jakarta.

Dia menilai, bencana banjir justru menjadi berkah bagi perusahaan asuransi karena mendatangkan konsumen baru. Ini yang membuat kinerja perusahaan asuransi maupun perbankan pemilik produk asuransi akan tetap memiliki pertumbuhan kinerja positif.

3 dari 4 Halaman

3 Peluang Bisnis Otomotif Menarik ketika Banjir

Bengkel

Bengkel motor dan mobil ini paling laris didatangi warga. Para pengendara ini terpaksa membawa kendaraannya yang rusak karena terendam banjir.

Bahkan ada yang membuat bengkel dadakan di pinggir jalan. Servisnya pun hanya sederhana, memberishkan busi dan karburator.

Tarifnya cukup mahal untuk sekadar membersihkan busi yakni sekitar Rp 20.000 sampai Rp 30.000 untuk membersihkan karburator.

"Saya tadi menerjang banjir, tapi ternyata banjirnya cukup dalam dan akhirnya motor mogok. Sekarang sedang diservis dulu dan dibersihkan karburatornya," kata Remi.

4 dari 4 Halaman

3 Peluang Bisnis Otomotif Menarik ketika Banjir

Suku Cadang Kendaraan

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keungan (OJK), Nurhaida mengatakan, bencana banjir ini akan meningkatkan kinerja saham perusahaan suku cadang di Indonesia. Penyebabnya permintaan produk akan meningkat seiring banyak mobil dan motor yang rusak akibat banjir.

"Dari sisi secara bisnis nanti kalau banjir banyak (kendaraan) yang terjadi kerusakan. Perusahaan suku cadang mobil mungkin ada beberapa yang mengalami peningkatan," kata Nurhaida di kawsan SCBD, Jakarta.

Sumber: Merdeka.com

BERI KOMENTAR