HOME » BERITA » 4 FAKTA 'KUBURAN MOTOR' BEKASI, TERBENGKALAI BERTAHUN-TAHUN SAMPAI PENUH ILALANG

4 Fakta 'Kuburan Motor' Bekasi, Terbengkalai Bertahun-tahun sampai Penuh Ilalang

Diketahui kendaraan tersebut merupakan hasil sitaan kendaraan dari berbagai tindakan

Jum'at, 29 Mei 2020 22:15 Editor : Ahmad Muzaki
4 Fakta 'Kuburan Motor' Bekasi, Terbengkalai Bertahun-tahun sampai Penuh Ilalang
Kuburan Kendaraan Bekasi. Instagram New Drama Ojol ©2020 Merdeka.com

OTOSIA.COM - Di lahan milik Kasatlantas Polres Metro Bekasi Kota yang terletak di kawasan Jalan Pejuang, Teluk Pucung, Bekasi Utara, Jawa Barat, ratusan kendaraan tampak menumpuk dan tak terurus.

Melansir Merdeka.com, diketahui kendaraan tersebut merupakan hasil sitaan kendaraan dari berbagai tindakan. Seperti bekas kecelakaan dan razia kendaraan yang tidak diambil oleh pemiliknya dalam waktu yang lama.

Selain ratusan sepeda motor, di lokasi tersebut tersimpan pula beberapa unit kendaraan roda empat berbagai jenis, dari city car hingga minibus dan truk. Kini ratusan kendaraan "bermasalah" tersebut terbengkalai selama bertahun-tahun dan telah dipenuhi ilalang.

1 dari 4 Halaman

Hasil Pelanggaran Lalu Lintas

Instagram New Drama Ojol 2020 Merdeka.com

Dikutip dari Bekasi.pojoksatu.id, kendaraan tersebut merupakan hasil sitaan dari Satreskrim dan Satlantas Polres Metro Bekasi Kota dari berbagai Razia kendaraan yang telah digelar, serta beberapa kendaraan juga merupakan hasil dari kecelakaan yang sudah tidak layak untuk digunakan.

?Kadang-kadang dari serse (Satreskrim, Red) titipan, tapi lebih banyak dari kita,? papar Kasat Lantas Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Ojo Ruslani.

2 dari 4 Halaman

Menunggu Pemilik Mengambil Kendaraan

Menurut Ojo, pihaknya mempersilahkan para pemilik kendaraan untuk mengambilnya. Namun dengan syarat segala urusan administrasi pasca penahanan kendaraan sudah terurus dengan baik.

Ojo menambahkan, masyarakat yang ingin mengambil kendaraan cukup menunjukan surat tanda nomor kendaraan atau STNK dan pihaknya pun mempersilahkan untuk dibawa pulang.

?Ketika urusan mereka sudah selesai, bisa menunjukkan SIM dan STNK, kemudian SIM-nya sudah selesai tidak ada hak kita untuk menahan kendaraan itu,? jelasnya.

?Kalau kasusnya ditangani sudah selesai di pengadilan atau ada perdamaian di antara mereka, kemudian surat keputusan di tandatangani saya atau kapolres bahwa kasus itu sudah selesai barang buktinya, kalau mau diambil silakan,? tambah Ojo.

3 dari 4 Halaman

Terkendala Pajak dan Leasing

Diketahui kendaraan tersebut banyak sengaja tidak diambil oleh para pemilik dengan alasan biaya yang cukup tinggi secara ekonomis, bahkan beberapa kendaraan sudah ada sejak 10 tahun lalu dan sudah berkarat.

Beberapa kendaraan juga terkendala oleh leasing dan pajak yang belum tertangani sehingga para masyarakat banyak yang membiarkan kendaraanya tidak diambil.

?Motor dan mobil itu banyak sekali di situ, sejak 10 tahun pun masih ada. Kecelakaan sudah selesai, tapi barang bukti kendaraan tidak diambil dengan alasan secara ekonomis juga tidak memiliki,? imbuh Ojo.

?Alasan mereka leasing, dia mungkin sudah lama tidak menyelesaikan leasing-nya. Yang menjadi pertimbangan mereka mungkin belum menyelesaikan pajak tahunan dan bayar cicilan kendaraan,? katanya.

4 dari 4 Halaman

Belum Ada Aturan Khusus untuk Memusnahkan Kendaraan

Instagram New Drama Ojol 2020 Merdeka.com

Tak adanya Undang-Undang maupun SOP tertulis dari kepolisian menyebabkan tidak adanya tindakan mau diapakan kendaraan-kendaraan tersebut. Sehingga, kendaraan yang terbengkalai itu akan terus disimpan sampai waktu yang belum ditentukan.

BERI KOMENTAR