HOME » BERITA » 4 KEBIASAAN SEPELE SAAT MENGEMUDI YANG BIKIN MOBIL CEPAT RUSAK

4 Kebiasaan Sepele saat Mengemudi yang Bikin Mobil Cepat Rusak

Tak hanya melakukan perawatan, cara berkendara juga bisa menentukan keawetan kendaraan.

Jum'at, 06 Maret 2020 10:15 Editor : Dini Arining Tyas
4 Kebiasaan Sepele saat Mengemudi yang Bikin Mobil Cepat Rusak
Berkendara mobil (Ilustrasi/Dailystar)

OTOSIA.COM - Mobil yang sering dirawat akan memilki komponen yang umurnya lebih panjang. Sebab, ketika ada komponen yang rusak bisa langsung terdeteksi.

Meski begitu, selain soal perawatan kebiasaan mengemudi juga bisa memengaruhi keawetan mobil. Menurut laman Wuling Indonesia, ada 4 kebiasaan mengemudi yang bisa membuat mobil tidak awet.

Suka Mengerem Mendadak

Risiko mengerem mobil secara mendadak cukup besar. Selain berpotensi membuat ban selip, juga bisa ditabrak mobil lain dari belakang.

Jika sering dilakukan, hal ini bisa membuat band an rem bekerja lebih keras. Akibatnya ban dan rem tak berumur panjang. Bisa-bisa Otolovers harus mengganti ban sebelum waktunya.

1 dari 3 Halaman

Asal Terjang Lubang dan Polisi Tidur

Satu dari 3 mobil diketahui rusak lantaran sering dipakai menerjang jalanan berlubang dalam kecepatan tinggi. Padahal, keseringan menghantam lubang bisa merusak ban dan juga keseimbangan roda.

Begitu juga saat melintasi polisi tidur dam jalan bergelombang. Jika kecepatan tak diturunkan, bisaberpotensi merusak bagian depan dan belakang mobil, sisi bawah serta knalpotnya.

2 dari 3 Halaman

Mengganti D ke R Sebelum Berhenti

Mengganti gigi dari R ke D atua sebaliknya tanpa menunggu mobil berhenti total bisa merusak transmisi mobil otomatis. Transmisi akan lebih cepat aus.

Biaya perbaikannya pun cukup mahal. Hal itu juga bsia terjadi pada mobil bertransmisimanual. Jadi lebih baik untuk menunggu mobil sudah berhenti baru mengganti posisi gigi.

3 dari 3 Halaman

Mengangkut Banyak Barang

Masing-masing mobil memiliki kapasitas beban angkut maksimal. Ada baiknya untuk tak melewati batas tersebut.

Jika memaksakan mengangkut barang dengan beban berlebihan, maka tegangan pada rem, suspensi, dan motor penggerak akan bertambah. Selain itu, perilaku tersebut bisa membuat mobil boros bensin. Parahnya emisi yang dikeluarkan menjadi lebih banyak.

BERI KOMENTAR