HOME » BERITA » 4 KRITERIA AMAN MODIFIKASI SPION, ANTI PELANGGARAN

4 Kriteria Aman Modifikasi Spion, Anti Pelanggaran

Modifikasi pada sepeda motor bisa dilakukan untuk semua komponen. Paling sering terlihat adalah spion yang tak lagi bawaan asli.

Sabtu, 27 April 2019 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi (Replify)

OTOSIA.COM - Modifikasi pada sepeda motor bisa dilakukan untuk semua komponen. Paling sering terlihat adalah spion yang tak lagi bawaan asli.

Walaupun terkesan sepele, ada baiknya untuk tak meremehkan komponen ini. Sebab, jika tidak tepat, justru membahayakan.

Modifikasi spion juga ada ketentuannya. Maka supaya tak melanggar aturan, Otolovers perlu tau harus spio yang sepertia apa yang boleh dipakai, seperti dilansir dari Wahana Honda.

1. Wajib Ada Dua

Pengguna sepeda motor membutuhkan dua spion untuk mendapatkan pandangan luas di sisi kanan dan kiri. Maka itu jangan heran kalau pakai salah satu sisi saja, bisa ditilang polisi.

2. Terbuat dari Kaca Standar Spion

Ada harga, ada rupa. Idiom itu juga berlaku untuk spion. Jika membeli spion KW dengan harga yang lebih miring, jangan heran jika pandangan kurang menyenangkan. Mungkin material cerminnya bukan yang seperti standarnya, yang memakai cermin cembung.

Meski harga spion original lebih mahal, tapi sanat membantu pengelihatan karena sudut pangang pengendara bisa menjangkau kondisidi sekitar lebih luas.

3. Mempunyai Sudut Pandang ke Samping Maupun Belakang

Spion harus punya sudut pandang yang cukup luas untuk melihat bagian samping dan belakang dari motormu. Nah, Otolovers yang mau pasang spion kecil di motor harus pikir-pikir lagi ya. Sudah layak pakai atau belum?

4. Tidak Boleh Terlalu Lebar

Spion yang terlalu lebar akan membuat berkendara juga tak menyenangkan. Apalagi memasang spion di bar end atau ujung dari stang kemudi. Sebab hal itu harus mengubah bar end dan menyebabkan kemudi stang tidak stabil.

Selain empat kriteria di atas, lalu di manakah posisi spion yang ideal? Boleh diletakkan di mana saja, asal memenuhi empat kriteria tersebut.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR