HOME » BERITA » 4 TIPS BERKENDARA AMAN SAAT MELEWATI GENANGAN AIR

4 Tips Berkendara Aman saat Melewati Genangan Air

Setiap hujan deras jalan-jalan di Ibukota kerap dipenuhi genangan air. Jika terpaksa melewatinya, sedikitnya ada 4 hal yang menjadi perhatikan pengendara.

Minggu, 21 Februari 2021 15:15 Editor : Nazarudin Ray
4 Tips Berkendara Aman saat Melewati Genangan Air
Ilustrasi mobil mogok usai menerjang banjir (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Indonesia merupakan salah satu negara yang rentan terhadap dampak lingkungan, terlebih dampak perubahan iklim. Cuaca ekstrem dengan curah hujan yang meningkat memberikan risiko banjir yang kerap tidak dapat dihindari.

Salah satu wilayah yang kerap dilanda banjir adalah Jakarta. Curah hujan yang tinggi seringkali membuat jalanan di Ibukota tergenang air, sehingga pengendara harus melewatinya.

Namun ada beberapa cara agar terhindar dari banjir dan mobil tetap aman, berikut tips-tipsnya:

1. Tanpa melewati genangan air

JIka melihat ada genangan air, sebaiknya carilah alternatif jalan. Tapi bila terpaksa harus melewati genangan air yang mencapai di atas roda kendaraa, sebaiknya tunggu air surut.

Ingat, jangan memaksa kendaraan melewatinya. Bagi pemilik mobil jangan memaksa mobil untuk melewati banjir, karena sangat berisiko apabila ada jalanan rusak, jalanan lebih rendah, atau ada selokan tidak terlihat yang dapat mengakibatkan mobil terperosok semakin dalam.

1 dari 3 Halaman

2. Kurangi kecepatan dan jaga jarak

Sudah menjadi risiko berkendara di musim hujan menyebabkan jalan menjadi licin dan terdapat genangan air. Kondisi ini membuat kendaraan rentan tergelincir sehingga dapat menyebabkan kecelakaan.

"Karena itu sebaiknya mengurangi kecepatan kendaraan dan menjaga jarak dengan kendaraan di depan maupun belakang. Terlebih ketika hujan lebat dengan jarak pandang pendek," kata L Iwan Pranoto, SVP Communication & Customer Service Management Asuransi Astra .

Selain itu hindari melewati jalanan yang memiliki banyak pohon serta baliho untuk meminimalisir risiko mobil tertimpa kedua benda tersebut.

2 dari 3 Halaman

3. Water hammer

Jalan tergenang air cukup dalam bisa menyebabkan mogok. Kondisi ini biasa disebut hydrolocking, atau keadaan mesin mobil mati mendadak karena adanya air masuk ke dalam ruang bakar melewati air intake.

Hal tersebut menyebabkan tekanan besar di dalam mesin sehingga komponen di dalam mesin rusak akibat connecting rod bengkok dan mobil akan mogok seketika. Mobil yang mengalami kondisi ini harus mengganti bagian yang rusak dengan biaya yang cukup mahal.

3 dari 3 Halaman

4. Memahami polis asuransi

Jika tidak ada pilihan untuk melewati genangan dalam, pasti ada risiko yang bisa didapat. Mobil yang mengalami kerusakan karena menerobos banjir klaimnya tidak diterima. Keadaan ini merujuk pada penjelasan di Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) pasal 3 ayat 4 yang mengatakan kalau asuransi tidak menjamin kerugian, kerusakan dan biaya atas kendaraan bermotor tanggung jawab hukum terhadap pihak ketiga jika:

'Dikemudikan secara paksa walaupun secara teknis kondisi kendaraan dalam keadaan rusak atau tidak laik jalan.'

Merujuk dari pasal tersebut, sebaiknya berhati-hati dan selalu waspada dalam keadaan hujan atau banjir. Jangan paksa kendaraan untuk melewati genangan atau banjir.

BERI KOMENTAR