HOME » BERITA » 5 DAMPAK BURUK MOBIL PICK UP SERING MENGANGKUT BARANG BERLEBIH

5 Dampak Buruk Mobil Pick up Sering Mengangkut Barang Berlebih

Sedikitnya ada 5 dampak buruk jika mobil pick up sering digunakan untuk mengangkut barang yang melebihi kapasitas semestinya.

Senin, 28 Juni 2021 15:15 Editor : Nazarudin Ray
5 Dampak Buruk Mobil Pick up Sering Mengangkut Barang Berlebih
Ilustrasi mobil pick up membawa muatan (SIS)

OTOSIA.COM - Sebagai kendaraan niaga ringan, mobil pick up banyak menjadi andalan pelaku usaha kecil menengah, jasa, hingga perusahaan besar. Mulai sebagai alat pengangkut sayur mayur, makanan dan minuman sampai sepeda motor.

Kendati sebagai kendaraan komersial lebih terjangkau, irit bahan bakar dan mudah perawatan, mobil pick up tetap menyimpan risiko bahaya jika barang yang diangkut melebihi kapasitas semestinya.

Hariadi, Asst. To Service Dept. Head PT Suzuki mengatakan, meski memiliki muatan yang besar, penggunaan mobil pick up sebaiknya disesuaikan dengan rekomendasi dari pabrikan, sehingga tidak menimbulkan beberapa dampak buruk.

Dampak buruk dari pick up yang sering digunakan melebihi muatan menurut Hariadi ada 5, yakni:

1 dari 5 Halaman

1. Tidak aman

Yang pasti faktor keselamatan dan keamanan adalah adalah hal utama yang harus diperhatikan saat berkendara. Muatan yang melebihi kapasitas dapat menghilangkan keseimbangan mobil, sulit saat bermanuver, hingga berisiko besar menyebabkan kecelakaan.

2 dari 5 Halaman

2. Mempengaruhi performa mesin

Kendaraan pick up yang kerap digunakan dengan membawa muatan berlebih, mesin dipaksa untuk bekerja lebih keras. Jika dilakukan terus-menerus, dalam jangka panjang hal tersebut berpotensi mengurangi performa mesin dan kendaraan secara keseluruhan.

3 dari 5 Halaman

3. Boros BBM

Karena mesin dipaksa kerja lebih berat sudah tentu berimbas pada penggunaan bahan bakar yang lebih boros. Selain konsumsi bahan bakar yang lebih besar, pengeluaran biaya operasional akan menjadi membengkak.

4 dari 5 Halaman

4. Kinerja suspensi berkurang

Suspensi menjadi tumpuan penting dalam kendaraan. Jika beban terlalu berat atau berlebihan, maka akan berpotensi mengurangi kinerja suspensi sehingga mobil jadi kurang optimal digunakan.

Selain itu, kinerja suspensi juga mempengaruhi kemampuan rem dalam menghentikan laju kendaraan.

5 dari 5 Halaman

5. Ban cepat botak

Lantaran muatan berlebih juga berdampak pada keawetan ban. Sebab ban bersentuhan langsung dengan permukaan jalan. Ban dipaksa bekerja lebih berat dan aus. Selain itu, hal ini juga memperbesar risiko pecah ban seiring adanya peningkatan suhu pada ban karena kelebihan muatan.

BERI KOMENTAR