HOME » BERITA » 5 KOMPONEN SEPEDA MOTOR WAJIB DIPERIKSA SEBELUM MULAI BERKENDARA

5 Komponen Sepeda Motor Wajib Diperiksa Sebelum Mulai Berkendara

Untuk meminalisir kerusakan sepeda motor ketika dipakai, ada baiknya untuk memeriksa kondisi komponen sepeda motor sebelum memakainya.

Minggu, 13 September 2020 11:15 Editor : Dini Arining Tyas
5 Komponen Sepeda Motor Wajib Diperiksa Sebelum Mulai Berkendara
Touring komunitas Honda PCX saat PCX Day (MPM Honda Jatim)

OTOSIA.COM - Memeriksa kondisi sepeda motor sebelum dipakai harus dilakukan. Hal ini untuk meminimalisir resiko di jalan ketika ternyata ada komponen yang bermasalah.

Melansir laman Wahana Honda, ada lima komponen yang wajib diperiksa sebelum berkendara:

1. Tekanan ban motor

Kondisi ban motor dapat mempengaruhi pengalaman berkendara selama di jalan. Jika tekanan angin ban motor terlalu rendah, ini akan membuat roda dua berjalan lebih lambat meski dengan kecepatan yang sama.

Sedangkan, tekanan angin yang terlalu tinggi juga dapat membuat ban menjadi licin karena permukaan yang bergesekkan dengan aspal sedikit.

Ketika melakukan pengereman pun, gesekan ban dengan aspal juga akan berkurang dan tidak maksimal. Alhasil, untuk menghentikan kendaraan yang sedang berjalan, harus membutuhkan waktu sedikit lebih ekstra.

1 dari 2 Halaman

2. Fungsi rem motor

Seperti yang kita tahu, banyak laka lantas yang terjadi dikarenakan rem kendaraan yang blong. Nah, untuk menghindari hal tersebut, perlu juga mengecek kondisi rem sebelum berkendara. Pastikan rem depan maupun belakang motor masih berfungsi secara normal.

Jika kampas rem sudah aus, sebaiknya segera diganti agar tidak membuat sistem pengereman jadi berkurang kinerjanya.

3. Periksa kondisi busi

Meskipun kecil, busi memiliki peranan yang cukup besar dari operasional sebuah kendaraan. Fungsinya membantu proses pembakaran sehingga motor dapat digerakkan. Jika terdapat masalah pada busi, motor Anda pun bisa mogok sewaktu-waktu.

Nah, untuk menghindari kejadian ini, mengecek kondisi busi sebelum berkendara dapat dijadikan solusi. Umumnya, busi memiliki usia pakai setelah digunakan berkendara sekitar 10,000 kilometer. Lebih dari itu, sebaiknya pemilik motor segera melakukan penggantian.

2 dari 2 Halaman

4. Cek juga kondisi aki motor

Selain busi, aki motor juga menjadi salah satu komponen penting yang lain. Fungsinya adalah menyuplai listrik ke komponen-komponen yang membutuhkan eperti starter, lampu, dan lain-lain.

Jadi, kalau aki motor soak dan dipaksa untuk berkendara, ini dapat memicu terjadinya efek domino, yaitu dapat menimbulkan kerusakan di komponen kelistrikan yang lain di kendaraan. Mulai dari kiprok hingga CDI bisa terkena dampak dari aki yang soak.

5. Lampu pada kendaraan

Selanjutnya, pemilik motor juga harus mengecek kondisi lampu. Pastikan seluruhnya bisa menyala dengan normal. Mulai dari lampu sein depan belakang, lampu rem hingga lampu depan kendaraan yang berfungsi sebagai penerangan.

Sebab, masing-masing lampu ini memiliki peranan yang tak kalah pentingnya. Seperti lampu sein yang berguna sebagai pemberi informasi pada pengendara lain di belakang kita, bahwa kita akan berbelok atau menepi ke pinggir jalan.

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR