HOME » BERITA » 5 LANGKAH MENGECEK DAN MERAWAT RADIATOR SEPEDA MOTOR

5 Langkah Mengecek dan Merawat Radiator Sepeda Motor

Merawat radiator sepeda motor agar fungsinya sebagai pendingin tetap optimal perlu memperhatikan lima langkah, termasuk memilih cairan coolant.

Sabtu, 02 Januari 2021 08:15 Editor : Nazarudin Ray
5 Langkah Mengecek dan Merawat Radiator Sepeda Motor
Ilustrasi radiator motor sport (Istimewa)

OTOSIA.COM - Performa sepeda motor sangat terkait erat dengan perawatan yang dilakukan.
Agar motor tetap prima dikendarai adalah rutin melakukan pengecakan dan perawatan beberapa komponen penting. Salah satunya adalah sistem pendinginan.

Dari beberapa jenis sistem pendinginan, salah satunya adalah sistem pendingin air. Komponen pendingin air atau radiator pada mesin kendaraan roda dua mempunyai fungsi yang sangat vital, yaitu untuk menjaga kondisi mesin agar tetap stabil.

"Jika radiator sudah mengalami kerusakan, maka dapat menyebabkan mesin mengalami panas berlebih atau overheat, serta dampak lain yang yang ditimbulkan yaitu kerusakan pada Cylinder Comp atau pun bagian lainnya. Karena itu, kondisi radiator ini harus dijaga agar tetap awet dan bisa berfungsi secara optimal," buka Ade Rohman, Sub Departement Head Technical Service PT Daya Adicipta Motora (DAM)

Menurut Ade, sedikitnya ada 5 hal yang harus dilakukan untuk menjaga radiator tetap berfungsi optimal.

1 dari 5 Halaman

1. Rutin memeriksa ketinggian permukaan air coolant

Cek secara rutin posisi ketinggan air coolant di dalam tabung reservoir. Ketinggian harus selalu berada diantara garis upper dan lower. Proses pemeriksaannya, suhu mesin harus dalam kondisi dingin dan sepeda motor berada pada posisi standar tengah.

"Jika kapasitas air coolant di dalam reservoir tank kurang dari standar, tambahkan cairan khusus air choolant sampai ke batas garis upper," imbuh Ade.

 

2 dari 5 Halaman

2. Menguras air coolant

Kuraslah cairan air coolant secara berkala sesuai dengan petunjuk pada buku service di masing masing tipe sepeda motor. Pengurasan air coolant sebaiknya dilakukan di bengkel resmi.

?Setiap tipe mempunyai periodical maintanance yang berbeda, untuk mengetahuinya harus dilihat dari jadwal maintenance per tipe sepeda motor di buku service nya masing-masing,? terang Ade.

Mengisi air radiator khusus

 

3 dari 5 Halaman

3. Coolant khusus

Gunakanlah air coolant yang direkomendasikan pabrikan. Pilih cairan yang yidak membeku pada suhu 0° dan tidak mendidih pada suhu 100° sehingga mampu memberikan fungsi pendinginan yang maksimal.

Selain itu cairan coolant idak menimbulkan karat, dan pilih yang mempunyai formula anti karat, dan tidak meninggalkan sisa kotoran di dalam radiator, serta menimbulkan buih sehingga mampu memaksimalkan fungsi dari proses pendinginan mesin.

Untuk sepeda motor Honda direkomendasikan yaitu Pre-Mix Coolant AHM untuk menambah maupun mengganti air coolant.

"Dilarang menggunakan air keran atau air mineral untuk mengganti cairan pada air coolant," ujar Ade.

4 dari 5 Halaman

4. Rutin membersihkan sirip pendingin

Dianjurkan untuk secara rutin membersihkan kisi-kisi atau sirip pendingin radiator terhadap adanya kotoran yang menempel seperti lumpur atau debu. "Hati-hati dalam membersihkanya, jangan sampai merusak sirip radiator tersebut," imbuhnya.

 

5 dari 5 Halaman

5. Jangan sembarangan memakai cover radiator

Sebaiknya tidak memakai variasi cover radiator yang menutupi keseluruhan badan radiator. "Hal ini akan mengganggu kinerja dari sistem pendinginannya sehingga performa mesin sepeda motor dapat cepat menurun dan mengalami kerusakan," ujar Ade.

BERI KOMENTAR