HOME » BERITA » 5 TAHUN LAGI, MOBIL LISTRIK DIPERCAYA BAKAL LEBIH MURAH DARIPADA MOBIL BENSIN DAN DIESEL

5 Tahun Lagi, Mobil Listrik Dipercaya Bakal Lebih Murah Daripada Mobil Bensin dan Diesel

Harga mobil listrik masih sangat tinggi di beberapa negara, termasuk Indonesia. Namun, penelitian yang dilakukan baru-baru ini di Brussels, menyebutkan bahwa harga mobil listrik akan lebih murah 5 tahun lagi.

Kamis, 03 Juni 2021 14:15 Editor : Dini Arining Tyas
5 Tahun Lagi, Mobil Listrik Dipercaya Bakal Lebih Murah Daripada Mobil Bensin dan Diesel
Porsche Taycan 4S (Carscoops)

OTOSIA.COM - Meskipun mobil listrik disebut memilki banyak keuntungan dibandingkan dengan mobil bensin atau diesel, harga mobil listrik masih mahal. Belum lagi soal infrastruktur penunjangnya yang belum tersebar secara merata.

Hal itu membuat masyarakat masih tak memprioritaskan membeli mobil listrik. Harga mobil listrik di Indonesia bahkan sama dengan harga mobil mewah dengan mesin pembakaran internal.

MengutipCartoq, meskipun saat ini harga mobil listrik masih terbilang mahal dibanding mesin bensin atau diesel, tapi dalam lima tahun ke depan hal tersebut akan berbanding terbalik.

1 dari 2 Halaman

Menurut penelitian terbaru yang dilakukan organisasi nirlaba yang berbasis di Brussels, harga paket baterai mobil listrik akan turun 58 persen antara 2020 sampai 2030. Dengan begitu, maka harga jual mobil listrik ini tentunya akan turun, dan bisa jadi lebih murah dibanding mobil bensin dan diesel.

Penelitian mengatakan bahwa kendaraan listrik akan menjadi lebih murah untuk diproduksi, dan peraturan emisi yang lebih ketat dapat membantu kendaraan listrik menyalip kendaraan konvensional dalam hal penjualan pada 2027.

 

2 dari 2 Halaman

Sedan dan SUV listrik akan semurah mobil konvensional, dan mobil yang lebih kecil membuatuhkan waktu setahun lebih lama.

Sementara itu, biaya produksi baterai kendaraan listrik akan turun, karena sudah memiliki jalurnya tersebut. Bahkan, harga mobil listrik ini akan lebih murah meskipun sebelum mendapatkan subsidi dari pemerintah. Hal ini, diperkirakan akan terjadi dalam enam tahun ke depan.

Reporter: Arief Aszhari

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR