HOME » BERITA » 5 TIPS MEMINANG MPV KOREA HYUNDAI TRAJET, MURAH TAPI TAK MURAHAN

5 Tips Meminang MPV Korea Hyundai Trajet, Murah tapi Tak Murahan

Hyundai Trajet yang masuk ke Indonesia sekitar tahun 2000 bekasnya masih dicari orang. Namun ada 5 tips bagi yang tertarik meminang MPV second ini.

Minggu, 13 Juni 2021 14:15 Editor : Nazarudin Ray
5 Tips Meminang MPV Korea Hyundai Trajet, Murah tapi Tak Murahan
Hyundai Trajet 2005 (netcarshow.com)

OTOSIA.COM - Hyundai Trajet adalah MPV yang masuk di Indonesia sekitar tahun 2000. Saat ini, harga sekennya lumayan menarik, mengingat masih terkesan mewah tetapi harga jualnya lebih dari setengah Toyota Innova generasi pertama.

Trajet masuk Indonesia dalam beberapa tipe, yakni GLS dengan mesin 2.000 cc dan 2.700 cc V6 yang masih CBU. Mobil ini juga sempat dirakit secara lokal, yakni untuk Trajet XG, serta GL8, dan Trajet CVVT.

Kebinnya lega dan salah satu fiturnya adalah kursi baris pertama (tipe CBU) bisa diputar ke belakang. Sebab, mobil ini memang dari sananya ditujukan pula untuk rekreasi.

1 dari 2 Halaman

Bagaimana soal konsumsi BBM, performa, perawatan, dan kekurangannya. Performa Trajet terbilang relatif dengan konsumsi bahan bakar menurut pemakai kisaran 1 liter 10 km.

Suspensi empuk dan AC sudah double blower. Salah satu hal yang perlu jadi perhatian adalah sistem pendinginan mesin. Trajet punya rangkaian sistem pendinginan yang panjang berupa pipa kecil yang pendek. Sistem ini perlu jadi perhatian terutama jika air radiator lekas habis.

Hyundai Trajet punya kabin lapang (netcarshow.com)

Soal suspensi lagi, meski empuk kakinya terbilang kecil untuk menopang bodinya yang besar. Trajet memakai model macpherson. Beberapa laporan menunjukkan bushing arm panjang dan ball joint lebih cepat rusak.

 

2 dari 2 Halaman

Problem lain yang mungkin terjadi adalah bunyi-bunyi saat belok. Penyebab utama kemungkinan besar adalah as roda. Jika belok kanan lalu bunyi muncul, maka kerusakan as roda terjadi di kiri dan begitu pula sebaliknya.

Persoalan lain menghinggapi tipe transmisi matic-nya. Sering muncul kasus bahwa gigi mengunci. Pada masalah ini, kelistrikan bisa dicek yakni di bagian selenoid yang pengerjaannya perlu membongkar carter. Penyebab lainnya bisa pula sesimpel kabel selenoid yang sudah getas dan sedikit korosi tetapi mengganggu koneksi.

AC yang sudah double blower di sisi lain direkomendasikan untuk penggantian kompresor. Sebab, kompresor bawaannya dinilai kurang memadai untuk kondisi tropis seperti di Indonesia.

Harga Trajet sendiri saat ini bisa ditemui di kisaran Rp 40 juta. Beberapa bahkan ditawarkan dengan banderol di bawahnya. Namun sekali lagi, cek ulang kondisi, termasuk untuk poin-poin di atas.

BERI KOMENTAR