HOME » BERITA » 6 KEBIASAAN SEPELE PENYEBAB CAT MOTOR CEPAT RUSAK

6 Kebiasaan Sepele Penyebab Cat Motor Cepat Rusak

Penyebab cat motor rusak bisa kerena kebiasaan yang tak disadari. Berikut 6 kebiasaan sepele penyebab cat motor cepat rusak.

Sabtu, 18 Mei 2019 17:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi (Revzilla)

OTOSIA.COM - Meski motor sudah lama dimiliki, penginnya tetap terlihat kinclong seperti baru. Tapi itu rasanya seperti mustahil.

Meski begitu, setidaknya pemilik motor bisa mengusahakan agar cat motor masih terlihat bagus. Maka, yang harus dilakukan adalah merawat dan menjaganya.

Hal-hal sepele bahkan bisa membuat cat motor rusak jika tak diperhatikan. Berikut 6 hal yang jadi penyebab cat motor cepat rusak, menurut Honda Cengkareng.

Debu yang Menempel

Debu yang terlalu lama melekat pada bodi akan membuat daya kilap plastik seamkin berkurang. Jangan abaikan hal ini, karena bodi motor bisa baret. Partikel halus pengganggu yang hampir selalu hinggap di otor juga bisa membuat keindahan warna motor terganggu.

Jadi, rutinlah cuci motor, janganmengelap langsung dengan lap kering karena bisa baret. Biasakan langsung membasuh debu dengan air supaya partikel lembut tersebut luntur.

Terkena Air Hujan

Di daerah perkotaan, kondisi air hujan bisa makin asam karena terpapar polusi. Hal itu bisa berpengaruh kepada warna cat motor. Air hujan mengandung zat asam nitrat (NHO3) yang bisa merusak lapisan pengkilap cat motor. Terlebih lagi zat itu bisa mempercepat proses korosi pada bagian logam, seperti pada mesin dan sasis. Setelah terkena air hujan, biasakan untuk membilas dengan air bersih.

Proses Cuci Motor

Proses mencuci motor yang kurang baik, seperti menggunakan sabun colek atau detergen untuk mencuci bisa merusak cat. Sebab, sabun colek maupun detergen memiliki kandungan zat kimia keras yang bisa merusak kualitas dan mengikis cat motor.

Jika ingin mencuci motor, pakailah shampoo khusus motor. Cuci motor di saat kondisi mesin dingind dan tempatkan di posisi teduh.

Proses Pengeringan Kurang Tepat

Setelah mencuci, mengeringkan motor juga perlu diperhatikan. Cara yang kurang tepat bisa mengurangi kualitas cat motor. Pengeringanyang kurang sempurna seperti bercak air yang tertinggal pada bodi motor, bisa membuat munculnya noda air atau jamur yang nantinya sulit dihilangkan. Keringkanlah seluruh bagian motor hingga ke bagian celah-celah setelah selesai mencuci motor. Pakai kanebo atau kain halus lainnya yang tidak akan menggres cat motor.

Terpapar Terik Matahari

Usahakan cari tempat parkir yang teduh, jika terpaksa parkir di tempat terbuka. Panas dari sinar matahari bisa membuat cat motor kusam apalagi parkir berjam-jam. Radiasi sinar ultraviolet (UV) bisa mendekonstruksi lapisan cat, yang megakibatkan warna cat motor kusam, pudar, atau menguning.

Cipratan dan Tumpahan Minyak

Minyak rem memang berfungsi penting untuk pengereman. Tapi tidak jika tercecer hingga ke bodi motor. Sebab minyak rem bisa meresap ke dalam lapisan cat dan merusaknya. Tak hanya minyak rem, tapi juga bahan bakar minyak.

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR