HOME » BERITA » 6 LANGKAH MERAWAT MOBIL DI RUMAH SAAT WFH

6 Langkah Merawat Mobil di Rumah Saat WFH

Selama di rumah dapat dimanfaatkan untuk mengecek kembali mobil Anda, termasuk merawat mobil diesel yang lama tidak dipakai.

Kamis, 14 Mei 2020 17:15 Editor : Nazarudin Ray
6 Langkah Merawat Mobil di Rumah Saat WFH
Ilustrasi mengecek mobil (Istimewa)

OTOSIA.COM - Selama pandemi Corona (COVID-19) sebagian masyarakat memilih untuk tinggal di rumah. Lantaran tidak melakukan aktivitas di luar rumah, maka mobil biasanya hanya terdiam di garasi rumah.

Mobil yang tidak dipakai bisa jadi media untuk melakukan aktivias di rumah, seperti bersih-bersih dan sebagainya. Berikut adalah tips merawat mobil saat work from home (WFH) atau Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diberikan oleh PT Pertamina Lubricants:

1 dari 4 Halaman

1. Mencuci mobil setiap 2-3 hari sekali. Selain menjadikan mobil tetap terlihat bersih, juga membuat Anda lebih peduli kepada bagian dan komponen jika ada yang rusak dan perlu perawatan lebih lanjut.

Mobil yang diam terlalu lama juga suka dikotori oleh kucing sebagai penandaan wilayah, atau kotoran burung bila kendaraan tidak terlindungi oleh atap garasi. Jadi, tetap harus rajin mencuci. Dan mencuci juga bagian dari mengolah fisik atau olah raga.

2. Jika memiliki vacum cleaner, bersihkan interior mobil. Mumpung banyak waktu di rumah. Jangan lupa semprot atau lap-lap dengan disinfektan. Selalu cek AC dan bagian filter indoor yang bisa dicopot agar dibersihin juga.

2 dari 4 Halaman

3. Salah peletakan parfum, dan terpapar sinar matahari, atau pas di semburan AC, menyebabkan konsentrasi parfum di udara mobil menjadi tinggi. Ini yang menyebabkan mual dan pusing.

Ada senyawa yang berbahaya yang keluar dari parfum, umumnya adalah benzene, yakni salah satu pemicu kanker jika konsentrasinya terlalu tinggi. Untuk itu sebaiknya saat memanasi mobil, buka semua jendela sambil nyalain AC agar udara berganti.

Panaskan mobil setiap hari, maksimal 3 hari sekali kira-kira 5-7 menit, atau penunjukan jarum temperatur mesin sudah sampai normal operasionalnya.

3 dari 4 Halaman

4. Untuk mobil diesel disarankan memanasi sambil jalan, karena bau asapnya bisa mengganggu rumah dan tetangga. Selain emisi SOx, CO dan soot juga berbahaya bagi kesehatan.

Sering jalan-jalan dengan mobil. Sekitar 3 hari sekali minimum, atau lebih dari 5 km agar ban tidak memblendung atau flat spot (stress di satu poin saja), aki terisi kembali dengan baik, karena pemanasan harian saja kurang cukup untuk mengisi aki, dan oil lebih tersirkulasi dengan baik

Kegunaan lain, jika ada komponen mobil yang rusak, yang hanya akan ketahuan jika mobil jalan. maka kita bisa tahu lebih dulu.

4 dari 4 Halaman

5. Mobil yang diam kerap disukai semut dan tikus. Mereka suka mengigit dan merusak kabel. Untuk memitigasinya, pasang kamper di bawah ruang mesin, agar tikus tidak mau datang. Adapun untuk semut, seringlah membersihkan interior saja. Jangan lupa untuk membersihkan sisa-sisa makanan yang tercecer dengan vacuum cleaner.

6. Ganti oli jika sudah melebihi batas kalender maksimum, kendati maksimal kilometer belum tercapai. Batas kalender maksimum umumnya adalah 6 bulan. Untuk lebih detailnya, dapat melihat buku panduan rekomendasi Manufacture (OEM). Usahakan ganti oil filter sekalian saat ganti oli.

BERI KOMENTAR