HOME » BERITA » 7 CARA CEGAH REM MOBIL BLONG

7 Cara Cegah Rem Mobil Blong

Insiden rem blong kerap memakan korban nyawa. Maka itu para pemilik dan pengemudi mobil, harus melakukan pengecekan secara berkala agar mobil tak mengalami rem blong.

Senin, 09 September 2019 19:15 Editor : Dini Arining Tyas
7 Cara Cegah Rem Mobil Blong
Ilustrasi rem blong (willenslaw.com)

OTOSIA.COM - Rem mobil tiba-tiba blong adalah mimpi buruk bagi siapapun saat mengemudi. Apalagi sedang melaju di jalanan yang menurun dan lalu lintas yang padat. Kecelakaan bisa terjadi kapanpun.

Maka itu para pemilik mobil diimbau untuk selalu melakukan pengecekan berkala. Selain itu, cara berkendara juga perlu diperhatikan.

Menurut laman resmi Auto2000, ada 7 cara mudah untuk mencegah kendaraan mengalami rem blong.

1 dari 7 Halaman

Servis Berkala

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongServis Berkala

Cara pertama dan paling mudah serta efektif adalah lakukan servis rutin dan berkala. Teknisi di bengkel kepercayaan atau bengkel resmi akan mengecek kondisi sistem rem secara keseluruhan.

2 dari 7 Halaman

Cek Kampas Rem

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongCek Kampas Rem

Pengecekan berkala bisa dimulai dari memeriksa apakah kondisi kampas rem amsih bisa dipakai atau sudah saatnya diganti. Jika harus diganti, jangan menundanya.

Meski kampas rem terlihat masih tebal, tapi jika sudah tak layak, maka tetap harus digant. Sebab jika tidak, kampas rem akan kesulitan mengigit piringan cakram atau tromol. Apalagi ketika terlalu panas.

3 dari 7 Halaman

Cek Minyak Rem

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongCek Minyak Rem

Selain itu, periksa level minyak rem di dalam tabung penyimpanan minimal sebulan sekali atau ketika mencuci mobil. Tambah jika kurang, dengan minyak rem yang sesuai standar.

Periksa pula sekitar tabung minyak rem. Terutama sekitar sambungan selang. Bagian ini rawan potensi kebocoran. Apalagi jika frekuensi isi ulang minyak rem cukup sering.

Formula kimia dalam minyak rem juga memiliki masa pakai. Jika tidak diganti, bisa jadi kemampuannya dalam bekerja dan melepas panas jadi melemah. Akibatnya, tekannya hilang dan rem mobil blong. Maka itu, sebaiknya minyak rem dikuras dan diganti seluruhnya setik 40.000 km sekali untuk mejaga kualitas kandungan kimia.

4 dari 7 Halaman

Kuras Tabung Minyak Rem

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongKuras Tabung Minyak Rem

Selain isinya, kondisi tabung penyimpanannya juga perlu diperhatikan. Meski tutup tabung selalu tertutup rapat, tetap saja ada potensi uap air masuk dan membuat minyak rem masuk angin. Kalau dibiarkan masuk angin, bisa membuat rem blong karena rem kehilangan tekanan.

Selain itu, di dasar tabung mungkin saja timbul endapan lumpur bahkan lumut. Ha ini juga akan membuat rem blong. Lakukan pembersihan tabung minyak rem bersamaan dengan pengurasan minyak rem pada kisaran 40.000 kilometer. Jangan lupa untuk membuang angin yang terperangkap di sistem rem saat proses pembersihan telah selesai.

5 dari 7 Halaman

Periksa Piston Sistem Rem

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongPeriksa Piston Sistem Rem

Fungsi piston pada rem mobil, untuk menggerakkan kaliper penjepit kampas rem ke piringan rem. Jika terjadi kemacetan pada piston, maka kaliper tidak dapat digerakkan. Hal ini berbahaya karena rem dapat mengunci seketika. Kemacetan pada piston bisa diakibatkan oleh karat sekitar piston rem atau kerusakan di bagian karet-karet piston.

6 dari 7 Halaman

Setel Ketinggian Rem Tangan

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongSetel Ketinggian Rem Tangan

Rem tangan bisa berfungsi seabagai rem darurat ketika rem utama mobil malfungsi atau blong. Rem tangan memilikimekanisme kerja yang tidak mengandalkan sistem yang sama dengan rem mobil.

Masalahnya, posisi rem tangan yang terlalu rendah bisa mengakibatkan kemacetan di sistem rem mobil. Pada umumnya, ketinggian rem tangan hanya diperbolehkan hingga 5 klik.

Semakin rendah posisinya, maka jarak kampas rem dengan piringan atau tromol rem menjadi terlalu dekat. Ini bisa mengakibatkankemacetan pada sistem rem mobil.

7 dari 7 Halaman

Rasa Rem

7 Cara Cegah Rem Mobil BlongRasa Rem

Kondisi rem blong tidak serta merta terjadi begitu saja. Ada gejala awal yang bisa dirasakan sebelumnya, seperti titik pengereman yang bertambah jauh.

Atau, tekanan pedal rem lebih dari biasanya. Jika begitu, segera tepikan mobil jika lampu indikator rem di panel instrumen menyala. Jangan paksakan untuk terus berjalan kalau ternyata benar rem mobil berjalan.

BERI KOMENTAR