HOME » BERITA » 7 JUTA ORANG INDONESIA MASIH INGIN MUDIK, MAU SEPERTI INDIA?

7 Juta Orang Indonesia Masih Ingin Mudik, Mau Seperti India?

Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo mengatakan, masyarakat seharusnya bisa mendukung kebijakan larangan mudik Lebaran 2021 yang dilakukan pemerintah.

Selasa, 27 April 2021 13:15 Editor : Dini Arining Tyas
7 Juta Orang Indonesia Masih Ingin Mudik, Mau Seperti India?
Ilustrasi arus mudik Lebaran (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Hasil survey yang dilakukan oleh Kementerian Perhubungan beberapa waktu lalu mendapati bahwa ada sekitar 7 juta orang yang tetap akan mudik walaupun dilarang. Padahal larangan mudik Lebaran 2021 ini dilakukan untuk mencegah terjadinya gelombang lain COVID-19 seperti yang terjadi di beberapa negara lain.

"Kalau berdasarkan survei dari Litbang Departemen Perhubungan memang masih ada sekitar 7 juta orang yang memang tetap akan melaksanakan mudik," kata Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Sambodo Purnomo Yogo, Senin (26/4/2021).

Seharusnya, Sambodo menerangkan, masyarakat mendukung penuh kebijakan larangan mudik yang dibuat oleh pemerintah. Menurut dia, salah satu tujuan dari larangan mudik adalah menekan laju penyebaran COVID-19.

"Kenapa kemudian pemerintah melarang mudik? Supaya paling tidak jangan sampai negara kita seperti India, ada gelombang tsunami COVID-19 yang tidak tertahan," kata dia mewanti-wanti.

1 dari 2 Halaman

Tahan Diri untuk Mudik

Sambodo meminta masyarakat menahan diri agar konfirmasi COVID-19 di Indonesia terus menurun.

"Grafik pengendalian COVID-19 sudah melandai, ini sudah baik. Jangan sampai kemudian meningkat kembali dengan adanya masyarakat yang melaksanakan mudik," ujar dia.

2 dari 2 Halaman

Sambodo menerangkan, dalam hal ini pihaknya terus memantau aktivitas masyarakat. Polri sudah mengendus adanya upaya segelintir orang yang mencoba mengambil keuntungan dari kebijakan larangan mudik tersebut.

"Kami juga sudah menengarai ada beberapa warga masyarakat yang sudah mulai mengiklankan dirinya, bisa membawa pemudik melalui media sosial. Kami ingatkan kalau nanti kami tangkap, kami akan tahan kendaraannya sampai dengan tanggal 17 Mei," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi

Sumber: Liputan6.com

BERI KOMENTAR