HOME » BERITA » 7 CARA BALIK NAMA KENDARAAN TAHUN 2019

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019

Membeli kendaraan bekas atau seken masih jadi pilihan beberapa orang. Itu artinya ada hal lain yang harus diurus, yakni balik nama kepemilikan kendaraan. Berikut cara balik nama kendaraan.

Senin, 01 Juli 2019 16:45 Editor : Dini Arining Tyas
7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019
Ilustrasi pengurusan balik nama di SAMSAT (Liputan6.com)

OTOSIA.COM - Membeli kendaraan bekas atau seken masih jadi pilihan beberapa orang. Biasanya hal itu lantaran budget yang tak mencukupi untuk membeli kendaraan baru.¬

Jika membeli kendaraan bekas, artinya kendaraan tersebut memiliki surat kelengkapan atas nama pemilik pertama. Tentu, jika ingin kendaraan itu atas nama Otolovers, yang harus dilakukan adalah mengurus balik nama kendaraan.¬

Proses balik nama motor akan mengalihkan kepemilikan motor dari atas nama pemilik yang lama kepada pemilik yang baru. Proses ini mau tak mau harus dilakukan agar nantinya ketika mengurus perpanjangan STNK dan BPKB, tek perlu lagi repot menggunakan KTP pemilik asli motor.¬

Lalu bagaimana caranya jika ingin mengurus balik nama motor? Perlu diketahui mengurus balik nama kendaraan akan terbagi menjadi dua, karena untuk mengurus STNK dan BPKB harus dilakukan di dua tempat yang berbeda, yakni di kantor SAMSAT (Sistem Manunggal Satu Atap) dan Polda. Berukut langkahnya:

¬

¬

1 dari 7 Halaman

Kantor SAMSAT

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Kantor SAMSAT

Proses pertama adalah harus datang ke kantor SAMSAT terlebih dahulu. Bagi yang berdomisili Jakarta, bisa melakukan pengecekan alamat-alamat kantor SAMSAT pada laman http://bprd.jakarta.go.id.

Ketika datang ke kantr SAMSAT, harus membawa berkas-berkas yang dibutuhkan agar nantinya tidak bolak-balik lagi. Bawalah KTP, STNK, BPKB, dan kwitansi pembelian. Jangan lupa untu memfotokopi semuanya rangkap dua. Pisahkan berkas asli dengna fotokopi dan letakkan dalam map yang terpisah. 

2 dari 7 Halaman

Tes Fisik Kendaraan

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Tes Fisik Kendaraan

Selanjutnya melakukan tes fisik kendaraan. Tes ini dilakukan oleh petugas SAMSAT. Setelah petugas SAMSAT selesai melakukan pemeriksaan tes fisik kendaran, nantinya akan diberikan hasilnya, berupa nomor rangka dan nomor mesin kendaraan. 

Selanjutnya, berikan hasil tersebut bersama dengna berkas yang kamu bawa kepada petugas loket tes fisik kendaraan. Di sini akan mengeluarkan biaya Rp 30 ribu.  

Tunggu petugas loket melakukan verifikasi. Kalau sudah berhasil diverifikasi, petugas akan menyerakan kembali berkas dan hasil tes fisik. Untuk hasil tes fisik, harus memfotokopinya terlebih dahulu sebelum lanjut ke proses selanjutnya. 

3 dari 7 Halaman

Pendaftaran Balik Nama STNK

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Pendaftaran Balik Nama STNK

Setelah tes fisik berhasil dilakukan, selanjutnya bisa mendatangi loket pendaftaran balik nama. Berikan semua berkas kepada petugas loket balik nama, baik itu fotokopi KTP, BPKB, STNK, kwitansi pembelian, dan hasil tes fisik kendaraan. 

Setelah petugas loket balik nama memeriksa semua berkas, nantinya kamu diberikan tanda terima kalau pengajuan STNK sedang diproses. Petugas juga akan mengembalikan semua berkas kecuali STNK asli dan fotokopi. 

Pada proses ini, diharuskan untuk membayar biaya sebesar Rp 30 ribu dan akan diminta untuk datang kembali pada hari yang telah ditentukan untuk mengambil STNK yang baru atas nama Otolovers. 

4 dari 7 Halaman

Datang ke Kantor SAMSAT

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Datang ke Kantor SAMSAT

Setelah menunggu beberapa hari, datanglah pada waktu yang telah ditentukan. Langsung datangi loket balin nama dan berikan tanda terima yang kemarin diberikan beserta KTP asli, BPKB asli, kwitansi pembelian, dan hasil tes fisik kendaraan. Di sini diharuskan membayar sejumlah dana agar bisa mendapatkan STNK yang baru.  

Ada biaya PKB (Pajak Kendaraan Bermotor) sebesar Rp 300 ribu, BBN KB (Biaya Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor) Rp 200 ribu, biaya SWDKLJJ (Sumbangan Wajib Dana Kecelakaan Lalu Lintas Jalan) Rp 35 ribu, biaya administrasi STNK Rp 25 ribu, biaya administrasi TNKB (Tanda Nomor Kendaraan Bermotor) Rp 60 ribu. 

Jika ditotal secara keseluruhan, maka jumlah dana yang harus dibayarkan kepada petugas yakni sekitar Rp 620 ribu. Nminal ini belum termasuk denda jika ada keterlambatan pembayaran sebelumnya. Jadi pastikan untuk membawa uang lebih.

5 dari 7 Halaman

Datang ke Polda

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Datang ke Polda

Setelah melakukan pembayaran, maka akan langsung diberikan STNK yang baru. Tapi proses ini belum selesai karena masih ada BPKB yang juga harus diurus.  

Untuk mengurus BPKB ini, tidak bisa mengurusnya di kantor SAMSAT. Tetapi harus datang ke Polda. Bagi yang berdomisili di DKI Jakarta,  bisa datang ke Gedung Biru Ditlantas Polda Metro Jaya yang beralamat di jalan Gatot Subroto No 217, Senayan, Kebayoran Baru.  

Jangan lupa membawa fotokopi KTP, fotokopi STNK, fotokopi hasil tes fisik kendaraan, fotokopi kwitansi pembelian motor, BPKB asli dan fotokopinya.

6 dari 7 Halaman

Bayar dan Serahkan Berkas

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Bayar dan Serahkan Berkas

Datangi loket balik nama BPKB yang ada di Polda dan akan diberikan nomor antrian dan formulir Bea Balik Nama BPKB. Anda harus mengisi formulir tersebut dengan teliti dan jangan sampai ada yang terlewat. Jadi lakukan cek dua kali ya!

Setelah selesai mengisi formulir, harus melakukan pembayaran sebesar Rp 80 ribu di loket pembayaran BRI yang sudah tersedia di sana.

Kalau sudah melakukan pembayaran, fotokopi terlebih dahulu bukti pembayaran dan tempelkan pada formulir pendaftaran dan berikan kepada petugas loket balik nama BPKB bersama dengan semua berkas yang telah kamu siapkan sebelumnya.

Petugas loket balik nama BPKB nanti akan memberikan tanda terima yang di dalamnya terdapat tanggal pengambilan BPKB yang baru. Simpan baik-baik tanda terima tersebut dan juga bukti pembayaran yang asli karena akan digunakan sebagai syarat untuk mengambil BPKB baru.

7 dari 7 Halaman

Ambil BPKB Baru

7 Cara Balik Nama Kendaraan Tahun 2019Ambil BPKB Baru

Di tanggal yang sudah ditentukan, Anda bisa datang lagi ke Polda untuk mengambil BPKB yang baru. Ambil nomor antrian terlebih dahulu dan tunggu nomormu dipanggil.

Serahkan tanda terima bersama dengan bukti pembayaran, dan fotokopi KTP kepada petugas loket. Setelah proses ini selesai, maka akan diberikan BPKB baru yang sudah jadi.

Sumber: Liputan6.com

 

BERI KOMENTAR