HOME » BERITA » 9 PENYEBAB KLAIM ASURANSI MOBIL DITOLAK

9 Penyebab Klaim Asuransi Mobil Ditolak

Selasa, 02 April 2019 20:45 Editor : Dini Arining Tyas
Ilustrasi (DailyExpress)

OTOSIA.COM - Memiliki asuransi untuk kendaraan, bias membantu meringankan biaya saat terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Tapi pemilik mobil ada baiknya untuk memahami secara benar tiap-tiap klausul asuransi.

Sehingga bisa paham betul soal apa saja yang harus disiapkan, apa saja yang membuat klaimnya disetujui atau ditolak. Meskipun bahasanya mungkin sulit dipahami, tak ada salahnya sejak awal meminta penjelasan sejelas-jelasnya untuk memudahkan di kemudian hari.

"Pada umumnya pemilik asuransi tidak mau membaca, ketika diberi klausul saat pertama kali perjanjian. Hal ini menyebabkan saat melakukan klaim, bisa ditolak oleh perusahaan asuransi," jelas Communication and Event Manager Asuransi Astra, Laurentius Iwan Pranoto.

Penolakan klaim oleh perusahaan asuransi disebabkan oleh beberapa faktor. Pastinya, karena tidak sesuai dengan beberapa perjanjian pada saat pertama kali. Karena itu, perlu dipahamiapa saja penyebab klaim ditolak dan alasannya.

1. Kerusakan Terjadi Sebelum Mobil Diasuransikan

Dalam kerusakan umum, perusahaan asuransi bakal mengembalikan kendaraan seperti semula. Maka dari itu perlu dilakukan survei dan foto sebagai bukti. Hal ini menjelaskan, jika mobil sudah mengalami kerusakan sebelum diasuransikan, maka dipastikan tidak bisa diklaim.

2. Polis Tidak dalam Masa Tunggu

Masa tunggu dalam asuransi adalah periode tertentu setelah polis diterbitkan. Biaya klaim kendaraan tertanggung tidak dijamin oleh polis. Masa tunggu ini lamanya adalah satu bulan setelah menandatangani klausul.

3. Kerusakan Akibat Disengaja

Wajib dipahami, bila kerusakan mobil yang terjadi akibat disengaja oleh tertanggung. Misalkan tertanggung sengaja menabrakkan mobilnya ke mobil lain. Atau ia memukul kendaraannya agar penyok, maka hal ini tidak dapat diklaim. Atau sengaja menerjang banjir yang bisa membuat mobilnya mogok. Akibatnya mesin kemasukan air (watter hammer), ini pun tak mendapat jaminan.

4. Polis Sedang Tidak Aktif (Lapse)

Jika polis asuransi tidak aktif, asuransi pun tak bisa diklaim karena beberapa kondisi. Keadaan tidak aktif ini disebut juga dengan lapse. Perusahaan asuransi tidak bersedia membayar klaim asuransi bila polis sedang lapse.

5. Batas Waktu

Klaim asuransi dapat tertunda atau bahkan tertolak. Terjadi bila pengurusan klaim melebihi waktu yang telah ditentukan di dalam polis. Asuransi selalu memberikan batas waktu tertentu untuk pengurusan klaim. Lewat dari itu, klaim bisa ditolak. Klaim asuransi mobil harus segera diurus karena batas waktunya pendek, hanya 3x24 jam.

6. Dokumen Pengemudi Tidak Lengkap

Dokumen harus lengkap. Mulai dari fotokopi polis asuransi, fotokopi SIM dan STNK dan tentu saja formulir pengajuan klaim. Surat keterangan dari polisi juga dibutuhkan bila terjadi kerusakan berat. Selain itu, foto juga menjadi salah satu bukti saat hendak mengajukan klaim asuransi.

7. Pengemudi Melakukan Pelanggaran Hukum

Klaim bisa ditolak, jika pemegang polis melanggar hukum. Misalnya, jika dia memiliki asuransi jenis comprehensive, kemudian mobilnya kecelakaan karena mengemudi ugal-ugalan atau melanggar lalu lintas. Maka dipastikan tidak dapat mengajukan klaim. Hal yang sama juga berlaku, bila pemegang polis tidak memiliki SIM saat berkendara, parkir di sembarang tempat dan mabuk.

8. Wilayah Kejadian Tidak Termasuk ke dalam kontrak

Polis asuransi mungkin saja memasukkan klausul mengenai wilayah ke dalam kesepakatan. Klaim hanya dilayani bila kejadian terjadi di wilayah tertentu saja. Bila seseorang mengasuransikan kendaraannya di Indonesia, misalnya. Lalu polis menyatakan klaim hanya bisa diajukan bila ia kecelakaan di Indonesia. berarti klaim ditolak bila ia mengalami kecelakaan di luar negeri.

9. Tidak Melaporkan Tambahan Aksesori

Jika menambahkan aksesori mobil, maka harus melaporkan ke perusahaan asuransi. Pemilik juga diwajibkan melampirkan nilai pertanggungan aksesori itu. Tujuannya agar jika terjadi klaim, maka aksesori dapat dilindungi oleh perusahaan asuransi. Untuk penambahan Non Standar Accesories (NSA) bakal dikenakan rate yang sama. Bisa dikenakan pada kendaraan dan dikalikan dengan nilai NSA, untuk mendapatkan nilai premi yang perlu ditambahkan. Penambahan premi sebatas sisa periode yang belum dijalani.

Sumber: OTO.com

(kpl/tys)

BERI KOMENTAR