HOME » BERITA » AC MOBIL MUDAH RUSAK, BISA JADI INI PENYEBABNYA

AC Mobil Mudah Rusak, Bisa Jadi Ini Penyebabnya

Senin, 13 Mei 2019 20:45 Editor : Cornelius Candra
AC mobil (carfromjapan.com)

OTOSIA.COM - Salah satu fitur yang tak boleh luput dari mobil ialah AC (air conditioner). Saat cuaca panas terik, komponen ini mampu membuat kabin tetap sejuk dan nyaman ketika berkendara.

Namun, bagi pemilik mobil, biasanya ada kebiasaan buruk yang mungkin tanpa disadari menjadi penyebab AC mobil cepat rusak.

Berikut, kebiasaan buruk tersebut, seperti dilansir laman resmi Suzuki Indonesia:

1. Sering merokok di dalam mobil

Asap dan debu dari rokok bisa ikut masuk ke dalam filter. Hal ini akan membuat filter menjadi cepat kotor. Akhirnya pendinginan di dalam kabin menjadi kurang maksimal.

2. Membuka jendela terlalu lama ketika AC menyala

Kebiasaan yang sering kita lakukan adalah membuka jendela terlalu lama ketika AC menyala.

Hal ini bisa menyebabkan kinerja kompresor dalam membuat suhu ideal di dalam kabin jadi lebih berat dan akhirnya membuat AC lebih mudah rusak.

3. Menaruh pewangi yang kurang tepat

Idealnya pewangi dalam mobil memakai pewangi cair. Jika menggunakan pewangi gel, gel tersebut bisa berubah menjadi gas dan menguap.

Ketika terkena dingin, uap tersebut bisa kembali lagi ke dalam bentuk gel dan berisiko menghambat filter serta evaporator dalam AC.

4. Tidak menjaga kebersihan kabin

Kebiasaan meninggalkan sampah dan kotoran di dalam kabin dengan dalih lupa harus segera dihilangkan. Pasalnya, sampah dan kotoran yang kita tinggalkan bisa membuat kabin lebih kotor dan berdebu.

Debu-debu tersebut bisa terbawa masuk dan keluar filter AC dan hal ini akan membuat filter menjadi cepat rusak.

5. Mematikan mesin mobil ketika AC masih menyala

Kerugian mematikan mesin mobil saat AC masih menyala, adalah nanti saat kita menyalakan mesin mobil otomatis AC akan langsung bekerja.

Ingat aki atau accu akan bekerja ekstra keras saat mesin mobil baru pertama kali dinyalakan. Karena kinerja aki tidak bisa maksimum, arus listrik yang dihasilkan pun menjadi kurang stabil. Hal inilah yang akan mempengaruhi kelistrikan AC.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR