HOME » BERITA » ADA INSENTIF PAJAK, HARGA SUV OUTLANDER PHEV JADI RAMAH KANTONG?

Ada Insentif Pajak, Harga SUV Outlander PHEV Jadi Ramah Kantong?

Ada informasi menjanjikan soal insentif pajak dan saat ini statusnya dalam masa penggodokan oleh pemerintah. Dengan demikian, apakah harga Outlander PHEV bisa jadi lebih murah?

Jum'at, 06 September 2019 17:45 Editor : Ahmad Muzaki
Ada Insentif Pajak, Harga SUV Outlander PHEV Jadi Ramah Kantong?
Mitsubishi Outlander PHEV (Otosia.com/Nazarudin Ray)

OTOSIA.COM - Sekalipun dibanderol Rp1,289 miliar, SUV listrik Outlander PHEV sudah dipesan sampai puluhan unit. Meski begitu, harga mobil listrik yang terjangkau tetap jadi idaman.

Terlebih lagi, sudah ada informasi menjanjikan soal insentif pajak dan saat ini statusnya dalam masa penggodokan oleh pemerintah.

Di mata Mitsubishi, SUV listrik Rp1,289 miliar jelas belum tersentuh oleh regulasi tersebut.

"Di Thailand, mobil listrik sangat didukung oleh pemerintahnya. Sementara masyarakat Indonesia mulai tertarik dengan kendaraan listrik," ujar PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) Naoya Nakamura.

Dia sendiri belum bisa bicara lebih jauh dan masih menanti bagaimana efek dari regulasi pemerintah mengenai pajak mobil listrik terhadap Outlander PHEV.

"Masih belum mengetahui detail perpres tersebut, belum ada keuntungan dari insentif pajak," ujarnya.

1 dari 1 Halaman

Fitur Canggih Outlander PHEV

Ada Insentif Pajak, Harga SUV Outlander PHEV Jadi Ramah Kantong?Fitur Canggih Outlander PHEV

Dengan banderol Rp1,289 miliar, Outlander PHEV memang menunjukkan kecanggihan teknologi kendaraan listrik.

Outlander PHEV punya tiga mode berkendara, yakni EV Drive Mode, Series Hybrid Mode dan Parallel Hybrid Mode.

Pada mode EV Drive, motor menggerakkan kendaraan dengan tenaga listrik dari baterai, sehingga tidak ada konsumsi bahan bakar dan emisi CO2.

Sedangkan, Hybrid Driving Mode dibagi menjadi dua mode. Pertama, Series Hybrid Mode merupakan perpaduan mode elektrik dan mesin. Mesin gasoline 2,4 L akan menghasilkan listrik jika baterai lemah dan menambah tenaga saat mobil melaju dengan kecepatan tinggi atau menanjak.

Pada Parallel Hybrid Mode, mesin gasoline akan melaju dengan bantuan motor saat kendaraan membutuhkan ekstra tenaga (saat kecepatan tinggi atau saat efisiensi mesin tinggi). Setidaknya, masih ada suguhan teknologi untuk menyeimbangkan banderol harganya saat ini.

BERI KOMENTAR