HOME » BERITA » ADA PIRINGAN CAKRAM BULAT DAN BERGELOMBANG, APA BEDANYA?

Ada Piringan Cakram Bulat dan Bergelombang, Apa Bedanya?

Beberapa motor keluaran tebaru saat ini pakai model bergelombang. Nah, biasanya disebut petal disc. Selain bentuknya yang berbeda, rupanya kedua model rem cakram itu juga punya perbedaan lainnya.

Jum'at, 31 Mei 2019 21:15 Editor : Dini Arining Tyas
Ada Piringan Cakram Bulat dan Bergelombang, Apa Bedanya?
Piringan cakram bergelombang (Istimewa)

OTOSIA.COM - Pernah memperhatikan bentuk piringan cakram motor? Biasanya hanya bulat pipih dengan lubang-lubang.

Tapi beberapa motor keluaran tebaru saat ini pakai model bergelombang. Nah, biasanya disebut petal disc. Selain bentuknya yang berbeda, rupanya kedua model rem cakram itu juga punya perbedaan lainnya.

Melansir Suzuki, ada empat kelebihan pemakaian cakram model petal disc dibanding cakram biasa yang berbentuk bulat solid, berikut penjelasannya:

1 dari 2 Halaman

Tak Hanya Tambah Estetika

Ada Piringan Cakram Bulat dan Bergelombang, Apa Bedanya?Tak Hanya Tambah Estetika

Dari segi penampilan model petal disc dinilai mampu meningkatkan sisi estetika komponen rem menjadi terlihat lebih keren. Bentuk yang bergelombang juga mampu menarik lebih banyak udara untuk masuk ke bagian dalam kaliper piston rem, sehingga bisa membantu pendinginan permukaan cakram yang terkena gesekan menjadi lebih cepat.

Sebagai informasi, permukaan cakram merupakan bagian terluar mesin yang paling banyak menerima tekanan panas berlebih, terutama saat pengereman sering dilakukan dengan durasi yang lama.

2 dari 2 Halaman

Sistem Kerja Mirip ABS

Ada Piringan Cakram Bulat dan Bergelombang, Apa Bedanya?Sistem Kerja Mirip ABS

Secara bobot, piringan cakram model petal disc lebih ringan jika dibandingkan dengan cakram biasa dengan ukuran diameter yang sama.

Pengereman juga dinilai lebih mirip ABS, karena area permukaan disk yang memiliki desain bergelombang. Terkadang kanvas menerima gesekan area cakram yang luas dan berganti bergesekan dengan area yang lebih kecil karena bentuk tersebut.

Ketika pengereman, momen gesekan terjadi berulang-ulang, sehingga efek yang dirasakan akan sangat mirip dengan seperti sistem kerja rem ABS.

Sumber: Liputan6.com

 

BERI KOMENTAR