HOME » BERITA » ADIRA FINANCE TARUH HARAPAN PADA MPV BARU MITSUBISHI DAN WULING

Adira Finance Taruh Harapan Pada MPV Baru Mitsubishi dan Wuling

Rabu, 26 Juli 2017 15:30

Adira Finance Taruh Harapan Pada MPV Baru Mitsubishi dan Wuling
Mitsubishi Expander (foto: Nazar Ray)
Editor : Fajar Ardiansyah | Reporter : Muhammad Hafid

Otosia.com - PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk yang cukup lama berkecimpung di bisnis pembiayaan produk otomotif berencana memperkuat sektor roda empat tahun ini. Adapun strategi yang dilakukan salah satunya dengan menggandeng perusahaan otomotif asal China, Wuling yang baru masuk ke Indonesia.

Langkah ini diambil, lantaran Adira menilai Wuling sebagai perusahaan otomotif asal China yang paling serius mengadu nasib di Indonesia. Hal itu terlihat dari besarnya investasi yang dilakukan dengan membangun pabrik produksi di Indonesia. Tak hanya itu, produk Wuling Confero S diyakini cukup kompetitif jika disandingkan dengan model-model asal Jepang. Terbukti dari sambutan konsumen saat gelaran Jakarta Fair Kemayoran saja, Di mana Wuling berhasil melakukan penjualan sebanyak 300 unit.

"Kami sempat diajak ke pabriknya (Wuling). Kami cukup surprise, dalam waktu kurang dari dua tahun mereka sudah menyelesaikan pembangunan pabrik yang besar itu,” ucap Harry Latif, Deputy Director – Head Retail Car Financing PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk.

Di samping Wuling, Adira juga melihat potensi cukup besar di merek Mitsubishi yang baru saja memperkenalkan small MPV terbaru. Mobil ini digadang-gadang bakal menjadi pesaing kuat Toyota Avanza dan Daihatsu Xenia, serta Ertiga dan Mobilio.

Mitsubishi sendiri sebenarnya pernah menjadi tulang punggung bagi Adira, hanya saja lebih ke segmen kendaraan komersil. Dan untuk segmen kendaraan penumpang dipegang oleh Daihatsu sebagai kontributor terbesar bagi Adira. Sisanya adalah Toyota dan Honda yang terpaut tipis, serta Suzuki di posisi paling bontot.

"Harapannya kita bisa terdongkrak juga dari Mitsubishi dengan Expander. Karena sebelum-sebelumnya Mitsubishi kan kuatnya di komersil," ucap Harry.

 (kpl/fid/fjr)






Daftarkan email Anda untuk berlangganan berita terbaru Kami

APA PENDAPAT ANDA ?

2017-12-14
detail

BERITA POPULER