HOME » BERITA » AISI MEMPREDIKSI PENJUALAN SEPEDA MOTOR TUMBUH 5,4 JUTA UNIT

AISI Memprediksi Penjualan Sepeda Motor Tumbuh 5,4 Juta Unit

Sejalan membaiknya ekonomi dan vaksinasi yang meluas, Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia memprediksi penjualan sepeda motor akan tumbuh 5,4 juta unit.

Selasa, 09 November 2021 21:15 Editor : Nazarudin Ray
AISI Memprediksi Penjualan Sepeda Motor Tumbuh 5,4 Juta Unit
Ilustrasi sepeda motor Kawasaki Ninja (Otosia.com/Nazar Ray)

OTOSIA.COM - Asosiasi Industri Sepeda motor Indonesia (AISI) memprediksi penjualan sepeda motor akan meningkat menjadi 5,1 juta sampai 5,4 juta unit pada tahun depan.

Prediksi ini berangkat dari pertumbuhan ekonomi yang terjadi hingga akhir tahun 2021 dan kemampuan pemerintah mengendalikan pandemi dan dampaknya. Inilah yang menjadi faktor penting pendorong membaiknya pasar sepeda motor domestik.

1 dari 5 Halaman

Ketua Bidang Komersial AISI Sigit Kumala menyatakan potensi pertumbuhan sepeda motor tahun depan dapat dilihat dari realisasi penjualan hingga September tahun ini yang sudah mencapai 3.761.407 unit atau tumbuh hampir 31% dibandingkan periode Januari-September 2020.

"Memang sempat terjadi penurunan penjualan saat gelombang kedua pandemi meninggi pada Juli dan Agustus. Namun sejalan dengan terkendalinya COVID-19, pasar pun mulai membaik. Secara keseluruhan tahun ini kami perkirakan pasar motor akan mencapai 5 juta unit," ujarnya.

2 dari 5 Halaman

Sebelumnya AISI memperkirakan penjualan roda dua adalah 4,3 juta-4,6 juta unit.AISI berharap tren positif ini berlanjut ke tahun di mana diprediksi penjualan motor akan tumbuh 2%-8% atau 5,1 juta-5,4 juta unit.

"Ini akan memberikan multiplier effect yang positif buat industri terkait," kata Sigit yang menyebut bahwa pada tahun 2019 lalu sebelum pandemi, penjualan motor mencapai 6,4 juta unit.

3 dari 5 Halaman

Deratan line up sepeda motor Honda

Vaksinasi yang semakin meluas mendorong meningkatnya kepercayaan masyarakat untuk melakukan mobilitas. Kondisi ini diharapkan menjadi daya dorong untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi yang semakin baik, sehingga berdampak positif ke daya beli masyarakat.

"Tahun depan kami tetap memiliki tantangan terutama untuk mengelola dampak kenaikan PPN 11% yang berpotensi menaikkan harga jual. Selain itu, kami harapkan harga komoditi juga bisa kondusif nanti," tukas Sigit.

4 dari 5 Halaman

Ekspor

AISI memperkirakan tren kenaikan positif di pasar domestik ini juga akan terjadi di pasar ekspor produsen sepeda motor anggota AISI. Asosiasi memprediksi permintaan sepeda motor baru dari luar negeri akan meningkat 15%-20% dibandingkan tahun ini.

Selain membaiknya ekonomi di negara tujuan ekspor, sepeda motor produksi anak bangsa yang semakin kompetitif menjadi faktor penting dalam mendongkrak permintaan pasar ekspor ini.

5 dari 5 Halaman

"Kami harapkan ekspor tahun ini bisa menyamai angka ekspor 2019 sebelum pandemi, yaitu di angka sekitar 800.000 unit. Tentu ini akan memperkuat kontribusi industri sepeda motor ke devisa negara," pungkasnya

Berikut daftar penjualan sepeda motor dalam 8 tahun terakhir dan prediksi tahun 2022:

Tahun

Penjualan

2013

7,77 juta unit

2014

7,86 juta unit

2015

6,48 juta unit

2016

5,93 juta unit

2017

5,88 juta unit

2018

6,38 juta unit

2019

6,48 juta unit

2020

3,66 juta unit

OL 2021

5,00 juta unit

2022P

5,1 - 5,4 juta unit

 

 

 

 

 

 

 

 

BERI KOMENTAR