HOME » BERITA » AKANKAH MOTOR LISTRIK SUPER SOCO DIPRODUKSI DI INDONESIA?

Akankah Motor Listrik Super Soco Diproduksi di Indonesia?

Super Soco akan diproduksi di Indonesia setelah semua regulasi terkait motor listrik selesai.

Jum'at, 02 November 2018 18:45 Editor : Cornelius Candra
Super soco (Liputan6.com/ Arief A)

OTOSIA.COM - Pada gelaran Indonesia Motorcycle Show (IMOS) 2018, baru-baru ini dirilis sepasang motor bernama Super Soco TS dan TC. Keduanya adalah motor listrik dengan tampilan sporty dan bisa menjadi lawan seimbang bagi Zero Motorcycle yang sebenarnya tidak terlalu sukses di pasar tanah air.

Super Soco TS dan TC ini didatangkan langsung dari Tiongkok, oleh merek komponen performa TDR. Mejeng di gelaran yang berlangsung di JCC, Senayan, Jakarta Pusat ini ditunjukan untuk mengetes pasar, dan tanggapan dari publik sembari menunggu kejelasan regulasi dari pemerintah.

Dijelaskan Jeffry, Marketing TDR, saat regulasi terkait kendaraan listrik sudah jelas di Indonesia, terlebih untuk urusan pajak motor listrik, pihak TDR tidak menutup kemungkinan untuk memproduksi Super Soco di Tanah Air.

"Secara produksi kita siap, dalam artian teknologi-teknologi rekanan kita yang ada di ASEAN atau Eropa itu sudah siap bantu. Kita tinggal menyiapkan infrastruktur," jelas Jeffry saat berbincang dengan Liputan6.com, Kamis (1/11/2018).

Lanjut Jeffry, sama seperti saat pihak TDR menciptakan produk performa lainnya, semuanya hasil konsorsium dari berbagai negara.

"Jadi, ke depannya kenapa tidak karena Indonesia juga memiliki sumber daya yang baik," tegasnya.

Sementara itu, dua motor listrik Super Soco ini memang didatangkan langsung oleh TDR untuk gelaran IMOS 2018. Untuk ketersedian unitnya sendiri, pihak TDR belum bisa memastikan kapan unitnya bisa tersedia.

Ia pun menyatakan bahwa konsumen yang memang ingin membeli motor ini bisa membawa pulang unit display atau yang dipamerkan. Namun, untuk unit baru, Jeffry belum bisa memastikan waktu kedatangannya karena masih harus mengurus perizinan.

Sumber: Liputan6.com

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR