HOME » BERITA » AKANKAH NASIB TOYOTA C-HR HYBRID SAMA DENGAN VERSI KONVENSIONAL?

Akankah Nasib Toyota C-HR Hybrid Sama Dengan Versi Konvensional?

Pamor Toyota C-HR mesin bensin tak terlalu gemilang di Indonesia. Lantas, apakah Toyota C-HR Hybrid akan bernasib berbeda?

Rabu, 24 April 2019 10:15 Editor : Cornelius Candra
Toyota C-HR Hybrid (TAM)

OTOSIA.COM - Senin kemarin (22/4) PT Toyota Astra Motor (TAM) secara resmi menghadirkan Toyota C-HR Hybrid di Indonesia. Mobil SUV ramah lingkungan ini dibanderol Rp523 jutaan.

Sebenarnya kehadiran Toyota C-HR Hybrid ini merupakan keputusan yang berani. Pasalnya, regulasi dan berbagai fasilitas mobil hybrid di Indonesia terbilang belum sepenuhnya lengkap.

Selain itu, catatan penjualan secara wholesales (dari pabrik ke dealer) Toyota C-HR tidak terlalu baik. Pada Maret 2019 lalu, mobil SUV berstatus CBU (completely built-up) tak mencatatkan distribusi sama sekali.

Bahkan, selama 2 bulan berturut-turut, Januari dan Februari, angka penjualan Toyota C-HR masing-masing hanya 1 unit. Capaian ini sebenarnya terbilang tidak terlalu baik.

Lantas, apakah Toyota C-HR Hybrid akan bernasib berbeda dengan versi konvensionalnya di tanah air? Atau justru masa depan mobil ramah lingkungan ini sama seperti Toyota Prius Hybrid yang perlahan hilang dari pasaran? Menarik untuk ditunggu.

(kpl/crn)

BERI KOMENTAR